Nostalgila part 1

Iseng2 bernostalgila mengambil tulisan2 gw di blog gw yang lama,, ttg travel report gw tahun lalu. Hehehe… Selamat menikmati!

June 26, 2006

 

do by (baca: dubai, hehehe)

 

Fiuh, udah 2 hari gw di hamburg.. Lumayan juga.

Hari pertama panas banget, udah kayak di jakarta, bedanya, di sini matahari baru terbenam jam 9 an malem, jadi bisa dibayangin terang benderang sepanjang harang, eh sepanjang hari. hehe… Untungnya gw ga jetlag.

Hari sebelumnya pas gw di dubai airport, ganti pesawat, gw dikerjain sama departure announcement yang ditampilin di layar samsung plasma ntah berapa inch. Gw nyampe dubai jam 1/2 6 waktu setempat, setelah 6 jam gw terbang pake A-320-200 emirates dari singapura. Mata berat gara2 cuman tidur 3 jam di pesawat ditambah punggung yang pegel2. Akhirnya gw nyampe dan langsung nyari pengumuman keberangkatan buat ke hamburg. Di dubai gw nunggu hampir 3 jam karena pesawat yang ke dubai jam 8.55. Langsung aja gw liat di layar announcementnya, tapi blon ada. Ya udah gw nyari tempat duduk aja buat istirahat sambil nonton siaran ulang Jerman-Swedia yang ditayangin di layar gede di airport.

Iklim gurun mulai menggerayangi dubai, panas yang menahun mulai terasa di luar sana, padahal baru jam 8 kurang 10 pagi dimana gw mau nyari pengumuman flight EK 059 Dubai-Hamburg. Flight gw. Sial, ternyata blon ada juga, padahal di boarding pass gw, boarding timenya jam 8.10, jam 7.50, blon ada announcement di layar plasma itu. Gw pun nunggu di depan layar sambil nyandang ransel gede yang isinya dari mangga sampe handycam.

8.00, kayaknya sistemnya si layar pengumuman agak2 nge-hang, gw pun mulai takut ada apa2. Sampe gw denger sayup2 suara public announcement yang udah bosen gw dengerin dari menit ke menit, mana bahasa arab dulu baru bahasa inggris, bikin tambah ga sabaran, yang bilang kalo flight EK 059 to Hamburg is in gate number 37. Sial. Gw pada saat itu lagi nunggu di depan gate 6, gw kira airportnya ga gede2 amat, jadi gate 37 paling ga jauh. Gw pun langsung jalan ke arah gate yang nomornya makin lama makin gede. Usut punya usut, dubai airport punya 46 gate! Wew, tak dinyana gate 37 berasa lama banget, gw udah ngelewatin lobby hotel, supermarket, macem2, bisa 1 km gw jalan dari gate 6 ke 37, mana ternyata belok2 lagi, banyak orang (arab) lagi.

Tapi akhirnya gw pun nyampe ke gate 37. Dan akhirnya gw ngerasain panasnya gurun. Masih jam 9 pagi, gw ternyata harus naik bis dulu buat ke pesawatnya, karena pesawatnya parkir diujung bandara, bukan di depan gatenya.

6 jam lagi gw pun sampe di hamburg…

Lebaran

Hehe.. Lebaran ini agak seru,, karena gw ngikut lebaran yang hari Jumat, dan buat sholat Ied butuh perjuangan karena sempet di Blok S, tempat yang sebelumnya bakal diadain sholat Ied waktu hari Jumat, sempet ditutup. Akhirnya gw sekeluarga langsung ngibrit ke Slipi, tempat sholat Ied terdekat. Hehehe…

Ya, afterall..

Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1428 H.
Minal Aidin Wal Faizin. Mo’on Maaf Lahir dan Batin.

Ada yang punya nastar lebih? hehe..

1001 macam tipe orang berkendara..

Gw baru baca sesuatu di milis.. dari detik forum..

source : Detik ForumSaat mengemudi pada cuaca hujan apalagi kian deras di jalanan tol siapapun bakal merasa terganggu dengan nyala lampu hazard ke-empat sen berkedip-kedip) mobil lain yang bergerak. Anehnya banyak pemilik mobil yang bagai prosedur baku, segera menyalakan hazard kala hujan. Padahal, sebetulnya dia juga bakal terganggu oleh kedipan lampu berwarna oranye itu. Sekarang, kebiasaan ini semakin menjadi di hampir seluruh ruas jalan di Tanah Air.

Walaupun amat mengganggu, ternyata kian banyak pengemudi yang mengaktifkan hazard kala mobil melaju. Di bawah guyuran hujan dengan jalanan licin, Jelas kegiatan itu amat membahayakan. Perilaku ini adalah salah besar.

Di Dunia internasional, menurut mantan pembalap nasional AswinBahar, menyalakan hazard kala mobil bergerak, apalagi ketika hujan, adalah PELANGGARAN BERAT ATAS ATURAN LALU LINTAS DARAT. “Kalau di negara lain pasti telah ditindak oleh petugas,” urai Aswin. Karena itu, pemegang sejumlah sertifikat sekolah mengemudi dari beberapa negara Eropa, Amerika Serikat,dan Jepang ini menyatakan, budaya menghidupkan hazard kala hujan harus segera dihentikan.

Petugas tol, polisi, dan mungkin wartawan harus menyosialisasikan bahwa hazard hanya boleh dinyalakan kalau mobil berhenti.

Bisa karena rusak atau berhenti akibat keadaan darurat,” pintanya. Namun,bagaimana dengan semangat ingin memberitahukan adanya mobil dengan menyalakan hazard itu kala hujan deras dan banyak kendaraan sedang sama-sama melaju dijalanan?

Menurut Aswin Bahar, maksud baik itu cukup dengan menyalakan lampu. Berikut rekomendasinya atas penggunaan lampu kala berkendara pada cuaca hujan. Gunakan hazard hanya bila darurat Lampu hazard, nyala berkedip pada keempat sen, merupakan tanda darurat bagi sebuah mobil. Maka, hazardhanya boleh diaktifkan bila mobil mengalami kondisi kedaruratan. Bisa akibat mogok atau harus berhenti karena sesuatu alasan. Pendeknya, hazard hanya diperuntukan memberi tanda peringatan bagi kendaraan lain dan hanya boleh dinyalakan kala mobil berhenti dipingir jalan.

Gunakan lampu kecil bila hujan dengan semangat ingin memberi ‘tanda’ bahwa mobil sama-sama melaju di tengah hujan, cukup dengan menyalakan lampu utama kendaraan bersangkutan. Kalau kian deras dan cuaca amat gelap, nyalakan lampu kabut. Di sini perlunya memasang lampu kabut pada setiap mobil yang berpotensi sering melalui cuaca hujan dan gelap. Lampu belakang berwarna merah, merupakan pilihan tepat bagi upaya memberitahukan posisi mobil. Pilihan warna ini telah melalui serangkaian riset pabrikan otomotif selama bertahun-tahun. Artinya, hanya warna itu yang dianggap aman dan bisa menembus gelombang cuaca hujan hingga kabut. Nyala lampu belakang itu telah cukup menerangi sekitar mobil. Maka untuk memberitahukan posisi mobil saat cuaca hujan atau kabut sekalipun, tak harus dengan menyalakan hazard.

Selalu pakai sen bila berpindah jalur, penggunaan lampu sen wajib bagi pengemudi yang hendak berbelok dan berpindah jalur. Bagi penguna jalan tol, kegiatan ini mutlak amat penting. Apalagi bila hujan sedang bertandang amat deras, penggunaan sen (sign) amat membantu pengemudi lain untuk waspada.

Bayangkan, bila Anda menyalakan hazard. Selain akan amat mengganggu pengemudi lain, lampu sen-pun tak akan berfungsi!!!

Gw jadi teringat bahwa ternyata banyak banget tipe2 orang berkendara di jalan yang menurut gw (cukup) aneh, bisa dibilang kebiasaan yang salah, atau mungkin didikan sesat. Hehehe…

1. Menyalakan lampu hazard saat hujan lebat

Kebiasaan yang salah pertama yang gw tangkap selama gw mulai merekam kejadian2 di jalan. Kenapa salah? tuh baca di atas.. lalu setau gw, lampu sen adalah lampu peringatan kepada pengendara di sekitar bahwa kita akan berbelok ke arah yang dituju. Kalo lampu sen kanan kedap kedip, berarti kita akan belok atau mengarah ke kanan. Terlebih kalo pindah jalur, apalagi di jalan tol, apalagi pas ujan lebat. Orang2 ngidupin lampu hazard pas ujan lebat pasti maksudnya baik, yaitu memberi tahu pengendara lain kalo kita “ada” di sana.

Tapi, tindakan ini malah salah, karena dengan hidupnya lampu hazard, pengendara lain bingung ngebedain mobil yang nyala lampunya hazardnya itu pindah jalur, ataupun malah berhenti darurat. Karena medan jalannya lagi ujan lebat yg mengakibatkan visibility rendah. Solusi : STOP kebiasaan ini dan cukup hidupkan lampu kecil atau besar untuk menjadi tanda di jalan.

2. Menyalakan lampu hazard saat berjalan lurus pada persimpangan. Ada juga pada saat berjalan mundur

Ini kebiasaan teman gw, ga perlu namanya disebut. (Sori ya Nanda, hehe..) . Kebiasaan ini sangatlah salah. Karena setelah kita baca dari artikel di atas, udah jelas kan fungsi dari lampu hazard? Begitu juga kalo dipake buat mundur.

3. Menyalakan lampu jauh (lampu dim) instead of lampu besar sepanjang jalan

Coba dibedakan ya anak2.. Lampu jauh itu dipakai untuk macam2 purpose. Kalo di Indonesia, seharusnya (as far as i know) lampu dim tu untuk memberi peringatan. Namun, kalo di jerman (also as far as i know) lampu dim malah dipakai buat memberi peringatan kalo kita memberi jalan (mengalah). Sedangkan lampu besar itu adalah lampu yang seharusnya dipakai pada hari gelap. Perbedaan dua lampu ini adalah pada sudut penerangannya. Lampu jauh punya sudut sapuan sinar lebih tinggi dibanding lampu besar. Beberapa lampu jauh jika dihidupkan bisa menyilaukan mata.

Udah keliatan bahayanya kalo ada pengendara yang menyalakan lampu dim terus2an?? Kasian dong pengendara yang berlawanan arah kalo berpapasan dengan kendaraan tersebut, silau dong mata si pengendara yang berlawanan arah itu.. Bisa berbahaya loh… Mata pengendara bisa “buta sesaat”, kalo g salah baca bisa sampe 3 detik.

4. Lampu rem belakang (biasanya pada motor) menggunakan lampu terang berwarna kuning (seperti lampu besar)

Waduh.. ini mah aliran modifikasi sesat. Kenapa? banyak bikers yang masang lampu bening atau mengganti rumah lampunya dengan mika bening, bukan merah, untuk me-“modif” lampu rem belakang yang asalnya berwarna merah. Ini juga berbahaya loh… Bisa bikin silau mata pengendara yang di belakangnya..

5. Memotong/Menyalip dari kiri, malah juga lewat bahu jalan. Biasanya di jalan tol

Ini gw kategorikan menjadi kebiasaan, karena pasti kalo ada yang nyoba sekali dua kali motong/nyalip lewat bahu jalan yang kosong, pasti ketagihan. Ini sangat berbahaya! Tau ga bahu jalan dibuat untuk apa? Untuk tempat mobil2 yang berhenti darurat. Bisa baca kata berhenti darurat kan di kalimat sebelumnya? Kalo pada nyalip lewat bahu jalan, tiba2 ada mobil yang lagi berhenti darurat?? Lalu si mobil yang nyalip ini kurang awas. Coba bayangkan… Bisa ditubruk dong si mobil yang berhenti darurat? Haduh… Apa jangan2 bahu jalan dipake buat tempat nyalip terasik karena menantang?

Lalu.. Untuk peraturan kendaraan berjalan di sebelah kiri, nyalip dari kiri jalan adalah hal yang berbahaya. Karena, pertama, kendaraan pada jalur kiri (seharusnya) berjalan lebih lamban, dibanding jalur kanan. [Pada baca kan aturan: "Lajur kanan hanya untuk mendahului"?]. Kedua, karena pada negara dengan aturan berjalan di sebelah kiri, maka posisi supir ada berada di kanan mobil. Nah, kalo mo ambil jalur kiri, lalu nyalip, maka si supir agak kesulitan dong ngeliat what is ahead di lajur kiri?

6. Yang jalannya lambat ngendok, pura2 ga tau jalan di lajur kanan

Wah ini nih suka bikin kesel orang2 yang mau nyalip dengan cara yang benar: Nyalip lewat sebelah kanan. Ini juga kayaknya jadi “alasan” para penyalip jalan dari kiri. Sumpah, buat mobil2 yang lambat dan ga tau diri jalan tetep di lajur kanan padahal di lajur kiri kosong, terkutuklah kalian! Hehe… Dosa kalian dobel tau! Pertama, ga tau diri jalan lambat di lajur kanan. Kedua, mereka memaksa orang2 yang pengen nyalip dengan bener buat nyalip lewat kiri ato marah2 mencaci maki orang2 lambat ga tau diri di depannya.

Wah.. segini aja dulu deh tipe2 orang yang perlu kita perbaiki kebiasaannya.. Ntar kalo inget gw lanjutin lagi.. Yang mau nambahin, sok aja tambahin poin2 dari nomor 7 sampe ke N di comments. Tq..

 

 

Mimpi

Hmm.. tadi malem gw mimpi yang cukup aneh,, saking anehnya, gw sangat menangkap jalan cerita dan tokoh2 yang terlibat di mimpi gw. Berhubung badan gw lagi meriang n flu berat, jadilah gw bisa ‘menonton’ mimpi gw sendiri. Tokoh2 yang tertangkap kamera mimpi gw adalah tokoh2 asli, jadi, bersyukurlah bagi kalian yang namanya disebutkan di post kali ini karena berarti kalian ada dalam mimpi tidurku, hehehe… Tokoh aku di sini adalah gw, karena gw juga ada dalam cerita ini.

Begini ceritanya..

Semua berawal dari perkuliahan yang lagi bosan aku jalani. Aku sedang asyik mengobrol di kelas dengan lupa-siapa-namanya. Kuliahku selanjutnya adalah PKI, bukan suatu nama partai, tapi adalah suatu kuliah yang ga jelas  kurang mengasyikkan karena dosenku kurang bisa membawa aura2 kuliah. Hehe.. Aku berniat untuk cabut kuliah saja, namun ternyata aku dikabari oleh Iqbal dan Rindang, teman sekelasku, bahwa dosen yang ga jelas itu ternyata diganti oleh dosen baru yang katanya style ngajarnya enak. Aku pun jadi penasaran ingin masuk kuliah itu. Kami bertiga berjalan menuju kelas. Dosen baru ini mengajar di kelas yang lain, yang bukan kelas biasanya kami kuliah PKI. Kelas ini agak jauh dari kelasku sebelumnya, sampai-sampai aku baru tahu ada kelas tersebut di kampus ini.

Kami pun sampai di gedung tempat kelas itu berada, kami menaiki tangga yang terbuat dari kayu, agar kami dapat mencapai kelas itu. Gedung ini terbuat dari kayu2 yang belum diolah, masih berbentuk bongkahan2 batang pohon yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi lantai, dinding, tangga, dan akhirnya menjadi gedung.

Setelah kami menaiki tangga, kami sampai di lantai 3 dimana kelas itu berada, dan ternyata kelas itu adalah kelas terbuka. Terbuka di sini maksudnya adalah kelas ini tidak dikelilingi oleh dinding dan tanpa pintu, hanya ada meja dan kursi. Saat kami sampai, kelas sudah dimulai, dan kami tidak mengenal satu orang pun yang ada di kelas itu.

Kami duduk di kursi paling belakang.

Tak lama setelah kami duduk, dosen itu mengajak mahasiswanya untuk keluar dari gedung menuju suatu lapangan: Lapangan Parkir Belakang Kampus. Kami pun berjalan bersama menuju lapangan parkir itu. Aku heran, lapangan parkir belakang itu biasanya penuh oleh motor, namun kali ini lapangan ini dipenuhi oleh mahasiswa.

Kami berjalan paling belakang dari kumpulan mahasiswa dosen tersebut. Dan saat kami dikumpulkan di lapangan itu, ternyata dosen itu memberikan tugas untuk mewawancarai akademisi kampus kami. Aku tidak memerhatikan dosen tersebut, aku malah mengobrol dengan yang lain. Aku bertemu Nana di sana dan beberapa temannya. Kami pun baru sadar bahwa ada tugas tersebut yang diberikan kepada kami saat semua orang sudah berpencar pergi menjauhi lapangan parkir. Aku terpisah dengan Iqbal dan Rindang. Aku malah mengikuti 3 orang yang lain yaitu Agus, Bimo, dan Doni. Yap, those names sound familiar, karena 3 orang ini memang orang2 yang ada pada novel dan film Jomblo. Hehehe…

Mulai terlihat anehnya mimpi gw kan??

Nah, aku pun bertanya kepada mereka, siapa yang akan mereka wawancara. Ternyata mereka juga blum tahu mau kemana. Aku bergabung bersama mereka. Mereka bertanya pada kelompok lain. Ternyata kelompok lain mau mewawancarai anak2 Industri. Nah, kami pun dapat ide bagus: Mewawancarai anak Plano. Hehehe…

Kami pun berjalan dari  parkiran belakang, lewat tambang, kimia, lalu akhirnya sampai basement labtek 8.

Di basement labtek 8, ternyata kami malah ingin mencari orang2 hebat yang katanya jago berkelahi, orang2 hebat ini ternyata berasal dari sekre HMIF. Tapi kami tidak tahu dimana letak sekre itu. Bimo pun bertanya pada semut2 yang sedang berjalan di basement labtek 8, dekat 9012. Semut2 itu menunjuk ke arah barat, kata bimo.

Kami pun bergegas mencari orang2 hebat itu di sekre HMIF. Setelah kami sampai, ternyata orang2 hebat itu adalah 5 orang cebol. Haha.. kami pun semuanya kaget.  Kami lalu membawa mereka kembali ke parkiran belakang.

Sampai di parkiran belakang, ternyata sedang diadakan duel. Aku melihat Usman di sana, membawa squad tempurnya juga. Duel demi duel terjadi. Ternyata duel2 itu tak ubahnya seperti Seal Hunter, permainan yang sohor itu. Hehehe… Semua yang berduel memakai uzi, mp5, shotgun dan lain2. Dan ternyata efek tembakannya seperti seal hunter! [Maaf] Darah bercipratan dimana2, ada efek2 pecah, kayak maen seal hunter deh. Hehehe…

Dan pada akhirnya tim kami melawan tim usman. Baku tembak yang sangat seru terjadi, hingga pada akhirnya tim kami pun menang duel! Hehehe…

Ceritanya sampai disini, karena gw dah kebangun gara2 menggigil. Badan gw lagi meriang soalnya T_T
Bener2 mimpi yg aneh..

Busway : Menyelesaikan Masalah dengan Masalah

Judul post kali ini nyontek2 jargonnya pegadaian dikit, lalu dimodifikasi.. hehe..
—-

Tiga hari udah gw lewati di jakarta ini, setelah 2 minggu gw ga ke jakarta. Lalu, gw pun kaget karna dalam kurun waktu yang singkat, ternyata kota yang gubernurnya baru dilantik ini punya banyak perubahan. Dan yang paling kerasa adalah, gw baru tau kalo udah dibangun jalur busway buat koridor 8, 9, 10 deh kalo g salah. Nah,, gw yakin semua orang pasti tau kalo lagi dibangun jalur busway, kenapa?? karena setiap pembangunan jalur busway, pasti ngebuat macet jalan! huh.. sebal gw..

Dibangunnya busway atau dikenal juga dengan nama TransJakarta ato TiJe ini gw yakin karena ingin menjadi solusi kemacetan dan hiruk pikuk transportasi umum Jakarta. Begitu juga dengan proyek monorel.. [yang ini kok ga kedengeran gaungnya yah??]

Tapi,, efek samping dari bikin proyek di tengah jalan protokol jakarta kerasa banget sama pejalan-pejalan jakarta. Macet dimana-mana.. Masak dari bunderan senayan ke semanggi yang biasanya cuman 5-15 menit, sekarang malah jadi setengah jam! Malah gw sempet baca di detikcom ada laporan kalo dari senayan ke semanggi makan waktu sejam! Waduh… Padahal proyek pembangunan busway ada di Gatsu. Waduh… ekor kemacetannya malah sampe senayan. Gila…

Tak ubahnya di pancoran, sama di cempaka putih. Kemaren pas gw baru nyampe jkt dari bandung, gw minta diturunin di izzi pizza pancoran, yang terletak di hook simpang pancoran yang ada patung “Tunjuk Satu Bintang” itu. Gw yang datang dari arah cawang harus muter di kolong flyover ke arah cawang lagi buat bisa ke izzi pizza situ. Biasanya sih ga macet. Taunya… Butuh perjuangan buat bisa nyampe sana. Jalanan masih macet dong?! Sedangkan udah jam 1/2 10 malem. Salut gw sama proyek busway yang sukses menambah jumlah orang stress di jalan. Hehehe…
—-

Ngomong2 proyek busway ini, gw jadi bingung ngeliat proyek pembangunan jalur busway di sepanjang jalan Gatsu n Jl. Suprapto (itu tuh, di bawah jalan tol layang cawang-tj. priok). Coba deh kalo kamu jalan2 sepanjang Gatsu (Gatot Subroto) itu dan ngeliat jalur busway yang bener2 rapat kanan sama jalan tol, haltenya mau ditaro dimana yah??

Gw malah liat di depan komdak, ada corak2 cat yang menyerupai gambaran jalur busway yang memang di sana belum dilapisi cor. Corak2 cat itu menggambarkan kalo “jalur” itu bakal ngambil jalan agak ke kiri sepanjang sekitar 30 meter. Waduh, curiga nanti haltenya ada di sebelah kanan, dan jalurnya bakal ngambil jalan lagi ke arah kiri, padahal dah makan satu jalur gatsu??

Nah, kalo di jalan suprapto itu, kemungkinan halte busway bakal ada di atas pembatas jalan yang ada di tengah. Tapi,, biasanya kan kalo mo ke halte busway harus lewat jembatan penyebrangan dulu, nah… kalo di kolong jalan layang gitu, mau ngebangun jembatan penyebrangannya dimana yah?? Ato jangan2, ga bakal ada jembatan penyebrangan gitu? wah,, bahaya juga kalo mau nyebrang ke haltenya..

Ada hal mendasar yang gw bingung dari proyek ini. Proyek ini proyek mungkin proyek yang solutif buat moda transportasi massal jakarta, tapi… kok kayaknya proyek ini memakan lahan bus kota yah? Gimana nih solusinya? kan kasian bus kota yang makin kesingkir. Mending yah… gw punya bayangan kalo semua moda transportasi massal kota tuh diatur sama satu badan khusus, kayak di kota2 besar seperti London dan Hamburg. Biar koordinasinya bisa sinergis.

wew… kayaknya gw mau eksodus ke bandung aja deh,, ga usah tua di jalan kayak di jakarta! hehehe…

Resep Menanggulangi Meriang dan Radang Tenggorokan

Yap,, another illness is healed!

Hari ini gw meriang dan tenggorokan meradang. Nah.. Untuk menanggulangi penyakit seperti ini, gw punya resep tersendiri. Kali2 bisa berguna.

Pertama, jika anda merasa meriang dan/atau radang dan/atau gejala flu, maka lakukanlah:

1. Pakailah 2 lapis baju, lalu ditutup oleh sweater tebal

2. Pakaliah celana panjang tipis yang menyerap keringat, lalu dilapisi oleh celana training

3. Minumlah panadol atau parasetamol dan vitamin C

4. Minumlah buaaanyaaak air putih

5. Hangatkan tubuh anda dengan minuman hangat

6. Biarkan anda berkeringat

Niscaya dalam 4 jam, anda sembuh dari meriang. Hehehe…

Setelah itu, tidur yang cukup dan untuk gejala flu, tidurlah dengan 2 tumpuk bantal. Hindari diri anda dari angin dan asap rokok.

Dua Jam saja Cukup

Hoahm.. gw baru sadar kalo frekuensi menulis di blog menurun akhir2 ini. Bukan karena tugas, bukan karena gw g ada koneksi internet, ataupun bukan karena gw tidak punya komputer. Tapi gw lagi malas. Hehehe…

Beberapa hari ke belakang ini gw mungkin terlihat lemas dan tidak ada semangat. Itu karena gw lagi belajar acting merasakan the another side of me. Hehehe… Enough. End of discussion.

Maksud postingan gw kali ini adalah… gw baru saja menemukan fakta baru, bahwa tidur dua jam saja cukup dapat membuat gw sakit. Hehehe… Cupu beut ya gw?? Okeh, mulai dari bawah ini adalah cerita kehidupan gw pada hari Selasa-Rabu, 2-3 oktober 2007.

Akhir2 ini ritme biologis gw agak bergeser, tidur jam 1, bangun sahur (kalo bangun) jam 3, tidur lagi jam 4-an, bangun baru jam 1/2 9. Hal ini yg membuat gw ga pernah kuliah pagi. Hehehe… Dan pada akhirnya kemarin ritme biologis ini berubah. Setelah sebelumnya pada jam 8-an gw dan beberapa teman akhirnya nge-gym ke gold’s gym braga, sampai jam 10. Tangan mulai pegal2 dan badan pun terasa lelah, efek dah lama ga nge-gym. Setelah gw cabut dari gold’s gym, gw meluncur ke kosan bayu karena mendengar kabar bahwa dia udah punya Prison Break episode 3. Gw blum punya, karena siangnya gw nitip donlod-in ama jason di kampus, ternyata doi salah donlod.

Sampai di kosan bayu, ternyata dia jg ngopi prison break dari jason, which means, he also has the wrong copy. Walhasil gw cuman ngopi2 mp3 sampe jam 11. Gw balik jam 11 ke kosan.

Nyampe kosan, gw ingin menonton heroes episode 2, karena gw jg blum nonton. [FYI, di ITB, hari selasa adalah hari donlod sekampus. Karena Prison Break dan Heroes ter-update setiap selasa di server kampus. Hehehe..] Tapi gw ga jadi nonton karena gw dah ngantuk, gara2 ngobrol2 sama anak kosan karena ada yang maen colong2an. Hehehe..  Hai Jason!

Jam 12 malem gw masi YM-an n browsing liat laptop2 lucu. Dan akhirnya jam 1 gw baru tidur.

Jam 3 lewat dikit akhirnya teman2 gw berhasil membangunkan kebo mati gw untuk pergi sahur.

Kita makan sahur di kantin dago, as usual, sampe gw bosen makannya. Hehehe… Tapi kali ini berbeda, karena ada MU vs ROMA di TV, yang berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan MU.

Jam 4 kurang kita balik ke kosan. Ngantuk yang gw rasakan. Namun gw teringat heroes yang blum gw tonton, dan tugas IB yang blum beres gw kerjain, padahal siangnya dah deadline. Akhirnya gw nonton heroes, lalu dilanjutkan dengan ngerjain IB.

Selesai ngerjain, tiba2 hari dah terang aja. Gagal lah gw tidur lagi. Mana gw ada kuliah pagi, kuliahnya “itu” pula… haduh2…  Tapi karena gw dah 2 kali hari rabu ga masuk kuliahnya, gw akhirnya masuk kuliah. Tapi telat berangkat. Gw ngebut ke kampus. Speedometer gw mencapai 120 km/j melewati dago. [I broke a new reocord!]

Sampe di kelas.. gw ngantuk parah… Ngantuk gw tak terhankan lagi,, dan akhirnya gw pun tidur di kelas. 20 menit adalah waktu akumulatif gw tidur di kuliah jam 7. Bangun2 dah ganti kuliah, tapi di kelas yang sama. Badan segar lagi. Masuk kuliah jam 9, gw mengantuk lg, tapi karena materinya menarik, gw ga jadi tidur. Yang mengakibatkan gw tidur selama hampir 20 menit di kuliah yang jam 1. Haduh… Ke kampus cuman pindah tidur.

Setengah hari gw, gw lewatkan dengan tidur di kelas. Lalu pindah ke sekre 2. Tapi karena berisik, gw ga bisa tidur. Hari pun sudah sore.

Buka puasa bersama DivKel diadakan pada hari itu juga. Jam 5-an gw baru berangkat sama rindang ke braga cafe di jalan braga.  Sampe di tempat acara, gw berbuka dengan ta’jil-yang-gw-ga-tau-namanya-yang-penting-enak, sama sop-sayur-wortel-dengan-banyak-merica. Gila.. Banyak banget mericanya sampai tenggorokan gw gatal.

Lalu acara buka bareng dilanjutkan dengan lomba DDR. Dimana 2005 menjadi pemenangnya.. Hehehe…

Pulang2, jalanan dingin, gw mulai ngerasa ga enak badan, terutama tenggorokan gw yang gatal. Nyampe kosan, dengan bodoh tapi pintar, gw makan lagi, tapi makan indomie goreng, lalu dilanjut dengan nasi goreng depan kosan vinta. Yang justru menstimulan tenggorokan gw yang gatal.

Bandelnya, gw tidur jam 12 malem. Bangun jam 3. Lalu tidur lagi jam 4-an, tapi kali ini gw bangun lagi jam 12 siang.

Dan pada besok harinya, yaitu hari ini. Gw meriang.. Tenggorokan gw gatal, sepertinya radang. Lalu sariawan gw blum sembuh, dan bibir gw masih pecah-pecah. Haduh2…

Solusi : gw minum hot mint tea rumah nenek, minum air putih super banyak [target, 1.5 L satu malem], panadol biru 1 butir, stimuno 1 butir, ester-C 1 butir. Hehehe…

Cepet sembuh ya paw! Besok balik loh ke jkt! Hahaha… Asiiiik…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.