Disimpan di Lemari?

Yah, kali ini judulnya agak maksa. Tapi topik pembahasan kali ini berhubungan sama aturan penulisan kalimat judul di atas.

Gw suka gatel dan gregetan deh kalo ada orang yang ngetik (maklum, gw suka melapuk di internet) dengan aturan penulisan yang gw pernah pelajari bahwa gaya tulisan tersebut salah. Walaupun gw juga nulis2 di internet (entah di blog, forum, ataupun YM) dengan gaya bahasa percakapan sehari-hari (baca: ga formal), tapi gw suka ga bisa menolerir orang yang menuliskan awalan kata yang dipisah. Entah mengapa, walaupun bahasa yang dipakai orang itu (misal) ga formal seperti gaya penulisan gw sekarang, tapi saat dia menuliskan “di atur” atau “di jual”, kontan gw jadi gregetan. Duh, salah ni nulisnya. Awalan tu disambung sama kata induknya, sedangkan kata depan tu baru dipisah.

Sepengetahuan gw, CMIIW, awalan itu salah satu bentuk imbuhan pada bahasa Indonesia, nah, cara penulisannya adalah sang awalan ini digabung dengan kata dasarnya. Sedangkan kata depan ditulis terpisah dengan kata dasarnya.

Sekarang, gimana si ngebedain mana yang awalan mana ang kata depan? Atau secara gamblang, mana yang harusnya digabung dan mana yang dipisah? Kalo (kembali) sepengetahuan gw, awalan itu pasti output katanya menjadi kata kerja, misal dikerjakan, disimpan, dibeli, ditukar. Kalo kata depan itu kata dasarnya kata benda, misal, di lemari, di meja, di komputer. Seperti itu.

Ironisnya, kesalahan seperti ini tidak hanya gw temukan di dunia maya yang penulisnya merupakan masyarakat pengguna internet secara umum dan luas, tapi juga dilakukan oleh instansi pemerintah. Bukti? Gini deh, buat yang sering jalan-jalan Jakarta-Bandung lewat tol cipularang, pernah liat ga plang di gerbang Padalarang Barat? Isinya kurang lebih “bagi yang ga nuker tiket, akan di denda di gerbang exit“. Nah, di plang itu, tertulisnya malah di denda. Gila, malu gw, instansi pemerintahan bisa dengan “bangga”-nya membuat sejumlah plang peringatan yang totally wrong secara bahasa. Dan “dosa” itu ditambah dengan pemakaian kata gerbang exit! What?! Bener2 ga konsisten banget?! Kalo mau pake bahasa Indonesia di plang itu, pakailah bahasa yang.. ya.. setidaknya lebih baguslah daripada gaya bahasa di blog ini, tapi tetap bahasa Indonesia. Kenapa ga dengan mudahnya menulis gerbang keluar? Atau kalo misalnya mau pake bahasa inggris, ya you can write it in a complete english sentence.

Gw yakin, masih banyak juga pemakaian bahasa Indonesia yang salah, maksud gw bahasa formal, bukan bahasa sehari-hari yang ancur kayak bahasa di posting ini :P

Udah ah, mau lanjut ngerjain tugas.. T_T

6 Responses to “Disimpan di Lemari?”


  1. 1 -iQbaL- February 27, 2008 at 6:40 am

    Hahaha, sama cuy, gw juga suka gregetan kalo ada orang salah nulis. Maklum waktu di SMP guru gw bener2 nekenin banget tentang kebahasa-Indonesiaan, hahaha.

    Tapi paw, mau ngoreksi dikit nih. Awalan di- itu berfungsi untuk membentuk kata kerja pasif. contoh: (aktif) Ibu menggoreng anaknya. (pasif) Anak digoreng ibunya.

    Koreksi kedua adalah si imbuhan di- itu bukan hanya untuk kata kerja, tapi emang kebanyakan memakai kata kerja. contoh: (aktif) Ayah menyemir sepatu. (pasif) Sepatu disemir ayah. Pada kalimat di atas. Kata dasar adalah semir, kata kerja aktif adalah menyemir (me + semir), kata kerja pasif adalah disemir (di + semir). Di mana seperti yang kita tau, semir adalah kata benda.

  2. 2 -iQbaL- February 27, 2008 at 6:43 am

    Oia, satu koreksi lagi Paw. Judul lo harusnya Disimpan Di Lemari?. D di situ huruf pertama kata depan, jadi harus gede.

  3. 3 [PaW] February 27, 2008 at 7:49 am

    @ iQbaL :
    koreksi kedua buat melengkapi, koreksi kedua udah gw ubah maksud tulisan gw, coba cek lagi ^^
    koreksi ketiga, iya apa? setau gw nggak deh..

  4. 4 Zakka Fauzan Muhammad February 27, 2008 at 8:01 am

    Saya setuju ama PaW, kalo gak salah sih kata-kata ‘di’, ‘pada’, ‘untuk’ de el el tidak dikapitalkan, meskipun itu judul :)

  5. 5 reiSHA February 27, 2008 at 11:09 am

    Setuju sama [PaW]… Setuju juga sama Zakka…

    Ada lagi [PaW]: dikontrakan vs. dikontrakkan…

  6. 6 paw25694 February 29, 2008 at 6:46 pm

    bukannya bener di lemari?? kan menunjukkan tempat?


Leave a Reply




Hottest News

Mau tau cerita seru KP [Kerja Praktek] IF '05 dari sabang sampe timika? :P
TKP: Tjerita Kerdja Praktik

Jika ingin melihat tulisan2 yang lebih 'sampah' daripada 'kumpulan sampah2' ini, hehe.. Anda bisa mengunjungi tumblelog saya di http://inipunyapaw.tumblr.com

Jika ingin melihat tulisan2 yang lebih punya 'taste', Anda bisa mengunjungi biro kuliner di http://birokuliner.wordpress.com
Dijamin kenyang! Hehe.. Terima kasih :D

Disclaimer

This is my personal blog. All opinions and thoughts expressed here represent my own, not other people or organizations that I may be related or not with my opinions. All quotations, images, comments, trackbacks, and pingbacks are owned by their respective owners. I disclaim any responsibility for their contents. Jika terjadi kesamaan nama, tokoh, alamat, dll. hanyalah kebetulan belaka, dan bukan rekayasa. Hehehe...

Archives

RSS Unknown Feed

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Blog Stats

  • 83,483 hits