note: karena utsnya udah lewat dan postnya panjang betul, jadi gw kasi more tag aja yah
NOTE: BELUM LENGKAP
teknik error control :
1. open loop error control (gtw apa, tadi dc)
- tidak ada feedback pada receiver
- redundancy u/ mengurangi resiko
- sending multiple access, jika checksum sama -> ambil
2. closed loop error control :
a. ada feedback dari reciever b. dilakukan re-transmisi jika ada error c. menggunakan timer untuk re-transmit jika tidak ada acknowledgement
3. hybrid error control : menggabungkan dua yang sebelumnya
tujuan mekanisme flow control (kayaknya):
untuk menangani perbedaan kecepatan, pemrosesan antara transmitter dan receiver, misal : receiver terbatas buffer / CPU speed
Kunci penting dalam mekanisme flow control:
- mekanisme signalling
- respon sinyal : berupa reaksi transmitter terhadap signal flow control
mekanismenya :
a. metode XON/XOFF: receiver memiliki 2 status: ready & not ready
contoh:
RS-232C modem DC1=XON, DC2=XOFF
1. transmitter dengan menerima signal ready mentransmisi frame dengan kecepatan yang diinginkan sampai dengan mernerima not ready signal
2. transmitter tidak mengirim frame sampai menerima ready signal
b. Sliding window flow contrl: menggunakan buffer untuk meyimpan sejumlah N pake tyang diterima receiver
c. Packet schedulling: alagoritma untuk menentukan paket mana yang akan dikirim setelah 1 paket selesai dikirim
waiting packets : bisa dari 1 xor N station
-> menentukan packet mana yang akan dikirim selanjutnya
-> preemptive
objective dari c ini: delay, deadline, fairness, throughput, priority
d. Priority schedulling: ada explicit ‘priority-value’
e. fair schedulling: round robin
Tujuan flow control
- mekanisme signalling
- respon sinyal : berupa reaksi transmitter terhadap signal flow control
Isu isu di lower layer :
1. framing dan synchronization
maksut’e struktur frame/paket: bagaimana receiver mendeteksi fram dan data yang dikanungnya
sinkronisasi -> berkaitan dengan unit informasi (frame & paket) antara entitas pengirim dan penerima
paket: sekumpulan bits yang akan dikirimkan pada penerima
receiver harus bisa deteksi:
- start and end of packet
- bits dalam paket
bits sync : receiver harus sinkron sama transmitter
frame sync -> informasi yang diterima receiver complete dan correct
2. MAC (Multiple access control) protocol
maksudnya, kapan frame ditransmisikan
menangani masalah berbagi media transmisi dengan efisien dan memenuhi kriteria kinerja tertentu, sebagian layer fisik, sebagaian lagi layer link data (data link
layer)
3. error control: bagaimana menangani error pada kanal
4. flow control: bagaimana receiver menangani kebanjiran data yang dikirimkan oleh transmitter
5. packet schedulling, paket mana yang akan dikirim berikutnya
6. link layer protocol->mengkombinasikan sebuah mekanisme working protocol
framing & sync
- sinkronisasi -> berkaitan dengan unit informasi (frame & paket) antara entitas pengirim dan penerima
- paket: sekumpulan bits yang akan dikirimkan pada penerima
Receiver harus bisa deteksi:
- start and end of packet
- bits dalam paket
bits sync
receiver harus sinkron sama transmitter
frame sync
informasi yang diterima receiver complete dan correct
MAC Protocols
- Menangani masalah berbagi media transmisi dengan efisien dan memenuhi kriteria kinerja tertentu
- Sebagian layer fisik, sebagaian lagi layer link data (data link layer)
Ukuran kualitas mac protocols:
- transmission delay nya rendah
- proritas: ada identifikasi frame yang penting untuk diprioritaskan yang mana sama yang kurang penting
- fairness : dapat bagian bandwidth
- throughput: overheadnya rendah [apa itu overhead?]
Komen lagi, haha… Hidup gw..
thanks banget paw atas reviewnya
semoga sukses ujiannya..
kayaknya si ibun lagi doyan pertamax….
paw,, yang mekanisme flow control, yang c dan d masuk ke dalam packet scheduling kayaknya… CMIIW..
MAC itu bukan MACINTOSH ya..
hahaha, masih aja lo bay