Di tengah-tengah kerjaan gw buat catur pake ajax, gw menyempatkan diri menonton Cloverfield. Satu lagi film yang tergolong baru dan masih ada di beberapa bioskop. Film ini gw bilang unik namun mencengangkan. Gw kasih overview ceritanya dulu deh, jadi film ini bercerita tentang dokumentasi kisah seorang Robert Hawkins yang ditemani teman-temannya, menyelamatkan pacarnya, Beth, yang terjebak di tengah-tengah porak poranda Manhattan, New York.
Film ini bergenre drama/thriller. Ide cerita cukup simpel, yaitu ‘misi’ penyelamatan Beth oleh Rob dkk. Di situ dramanya, lalu thrillernya? Taste thrillernya datang dari penyebab porak porandanya NYC di film itu. Yaitu karena ada serangan dari monster yang tidak jelaskan asal usulnya. Yang jelas monster ini sangat besar.
Awalnya gw membayangkan monster itu seperti Godzilla, namun ternyata monster tersebut tidak dinosaurs-like, tapi lebih kayak monster dengan style baru. Halah, ya pokoknya coba ditonton aja dulu dan diliat-liat monsternya kayak gimana, lalu lapor kemari. Hehe..
Uniknya, film ini adalah point of view dari sekumpulan orang [Rob dkk.] atas kejadian besar [NYC diserang monster]. Ide ini tergolong unik, karena kebanyakan film mengambil kejadian besarnya itu jadi fokus cerita, namun cloverfield melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. Faktor keunikan lainnya dari film ini adalah pemakaian shaky cameraworks, jadi gambar diambil dengan kamera handheld, semacam handycam [AFAIK, handycam itu merk dagang
]. Sehingga gambarnya juga terkesan goyang-goyang. Ditambah dengan cara pengambilan gambar yang seperti FPS [First Person Shooter] pada game. Jadi seakan-akan penonton merasakan dan berada langsung di tengah-tengah scene. Seperti pemakaian kamera pada FPS, atau pemakaian kata ganti “aku” pada novel. Jadi para penonton bukan menjadi penonton belaka dari sudut pandang orang ketiga, namun ikut menjadi pemeran setiap scene ke scene.
Hasilnya? Gw merasakan tense yang tinggi dari awal hingga akhir film! Thrillernya lebih berasa, walaupun inti ceritanya drama, bagaimana seseorang mengorbankan dirinya menyelamatkan kekasihnya [halah bahasa gw], namun ketegangan-ketegangan pun tetap menguasai.
Cloverfield menurut gw termasuk film yang cerdas dan patut ditonton buat jadi hiburan yang menegangkan, hehe..
rame sih, tapi bikin pusing.. haduh haduh… -_-
I got motion-sick
nonton cloverfield : pengalaman nonton paling menyiksa, pusing, mata pening, mual, pengen muntah
parah banget lah ni filmnya.
Baru sekali2nya deh, pulang nonton film terus istirahat semaleman mengembalikan kebugaran ^__^
@ rime + upik :
betul skali.. gw kan untungnya nonton di laptop dan tempat terang, tapi gw ga kebayang yang nonton di bioskop yang layarnya segede gaban itu, bakal puyeng2. Di amrik sendiri ada peringatan di loket tiketnya, kalo cloverfield bisa mengakibatkan semacam motion-sick
skali2 liat film lalu sakit setelahnya gpp kan, jadi terkenang dan berkesan.. halah
yep2 sudut pandang yang diambil bagus…
dan menyisakan banyak misteri…
cuma gak dapet apa2 abis nonton film ini, cuma kisah pengorbanan saja
daku kira bakal ada hubungannya sama pemanasan global… hahaha siapa tau monster itu berasal dari hewan yang tersinari oleh sinar UV langsung (akibat bolongnya ozon)…
keren banget neh film.. cuman gue agak gak ngerti sebenarnya tu monster muncul darimana? alien ato konspirasi pemerintah ya? bikin penasaran aja neh film…
terus yang miris itu pas adegan terakhir…
si ceweknya bilang “Its a good day” gabruk dah!
Hai salam kenal buat semuanya. Ikutan gabung. Silahkan juga berkunjung ke blog saya. Dijamin ga rugi. Info Movie terbaru lengkap dengan Pic, Trailler dan Synopsisnya. Silahkan kunjungi on-infomovie.blogspot.com
Filem Terkeren Yang Pernah Gw Tonton
ini adalah film terkonyol dan bikin kepala pusing..mual-mual..dan mabok laut sepanjang masa. mudah-mudahan film kayak gini tidak ada lagi..terlalu mengerikan bagi kesehatan jiwa dan raga..