Membuat Harddisk Satellite M40 Menjadi Harddisk Eksternal

Setelah baca-baca yang ini, sekarang gw mau cerita tentang cara membuat harddisk laptop [terutama Satellite M40, sang laptop gw yang lawas] menjadi harddisk eksternal. Proses ini terbagi menjadi 2 tahap besar, yaitu membongkar tempat harddisk di laptop, lalu tahap memasang harddisk laptop ke casing eksternal.

Pertama-tama, kita harus menyiapkan perkakasnya terlebih dahulu. Siapkan obeng plus kecil, dan alat penerangan [baca: lampu] yang cukup terang. Kalau perlu bisa disiapkan juga tang, jikalau baut yang mau dibuka terlalu keras. Jangan ikutin gw yang nekat pake obeng minus, karena udah bautnya keras, dan pake obeng minus, walhasil jadi tambah susah. Hehe.. Lalu siapkan pula casing harddisk eksternal yang menyediakan colokan bus nya langsung, jadi nanti harddisk bisa langsung ditancapkan ke colokan bus tanpa harus solder menyolder [tapi setau gw casing harddisk eksternal ga ada yang pake solder, kecuali dia emang harddisk eksternal built-in]

Setelah itu kita akan membongkar tempat harddisk laptop kita. Gambarnya nyusul deh, sekarang dibayangin aja dulu gimana tahap-tahapannya. Pertama kita tempatkan laptop pada tempat yang rata dan aman. Setelah itu kita posisikan laptopnya terjungkir balik, maksudnya bagian bawah laptop menghadap ke atas. Setelah itu identifikasi yang mana bilik tempat harddisknya. Pada Satellite M40, biliknya ada di bawah palm rest kanan. Setelah kita tau yang mana bilik harddisknya, kita buka baut yang ada pada bilik itu dengan obeng tadi.

Kita buka tutup bilik tadi, lalu akan terlihat sebuah harddisk 2.5″ dengan kerangkeng [baca: casing]. Harddisk laptop akan terlihat tertancap ke arah dalam [ke arah touchpad]. Lalu kita coba keluarkan harddisk tersebut dengan cara menggeser harddisk tersebut ke arah luar, berlawanan dengan arah tancapannya tadi. Setelah digeser keluar, baru harddisk dapat dikeluarkan dari biliknya.

Setelah harddisknya bisa kita keluarkan, lalu kita lepaskan harddisk itu dari kerangkengnya [baca: casing]. Pada casing tersebut terdapat empat buah baut plus yang mengikat harddisk ke casing tersebut. Kita buka baut tersebut. Setelah keempatnya terlepas, maka lepaskan harddisk dari casingnya secara hati-hati, jangan sampai terbanting apalagi termakan.

Dengan ini proses pembongkaran harddisk dari laptop selesai, lalu kita lanjut ke tahap kedua, yaitu memasang harddisk tersebut ke dalam casing harddisk eksternal.

Memasang harddisk ke casingnya cukup mudah, cukup tancapkan pin-pin harddisk ke dalam colokan bus yang ada di casing harddisk secara hati-hati, takutnya pin untuk bus harddisknya bengkok atau rusak, setelah harddisk sudah tertancap ke dalam colokan casing, lalu masukkan harddisknya ke dalam casing.

Jika perkakas yang dibutuhkan sudah tersedia dengan lengkap, proses ini tidak akan memakan waktu lebih dari 1 jam, namun jika harus mencari perkakasnya dulu [terlebih harus ngebangunin orang, lalu dapetnya perkakas yang ga cocok], proses ini bisa memakan waktu hampir 1 1/2 jam.

Proses ini bisa dipakai untuk mem-backup harddisk laptop jika tidak ada harddisk eksternal yang bisa dibuat tempat storage sementara. Daripada pergi ke toko komputer [baca: mengeluarkan kocek] dan biasanya sang laptop harus menetap di toko cukup lama, dan tidak jarang data yang di dalam harddisk juga akan diakses [baca: minimal diliat, bisa2 di-copy] sang tukang komputer, mendingan juga kita coba sendiri proses back up nya :D

Selamat mencoba..

0 Responses to “Membuat Harddisk Satellite M40 Menjadi Harddisk Eksternal”


  1. No Comments

Leave a Reply




Hottest News

Jika ingin melihat tulisan2 yang lebih 'sampah' daripada 'kumpulan sampah2' ini, hehe.. Anda bisa mengunjungi tumblelog saya di http://inipunyapaw.tumblr.com

Jika ingin melihat tulisan2 yang lebih punya 'taste', Anda bisa mengunjungi biro kuliner di http://birokuliner.wordpress.com
Dijamin kenyang! Hehe.. Terima kasih :D

Disclaimer

This is my personal blog. All opinions and thoughts expressed here represent my own, not other people or organizations that I may be related or not with my opinions. All quotations, images, comments, trackbacks, and pingbacks are owned by their respective owners. I disclaim any responsibility for their contents. Jika terjadi kesamaan nama, tokoh, alamat, dll. hanyalah kebetulan belaka, dan bukan rekayasa. Hehehe...

Archives

Blog Stats

  • 21,447 hits