Museum Sejarah Jakarta
September 13, 2010 2 Comments
Kemarin saya dan teman-teman menyempatkan diri untuk berjalan-jalan ke kota tua Jakarta. Sebuah keinginan saya dari dulu untuk pergi ke sana, tapi selalu kandas karena malas bermacet-macetan di jalan. Mumpung lagi libur lebaran dan jalanan Jakarta sedang bersahabat, maka kami pun berangkat ke sana.
Sampai di sana, tak lupa kami menyempatkan diri untuk masuk ke museum sejarah Jakarta, atau dikenal juga dengan nama museum fatahillah. Dengan membayar Rp. 2000 saja (untuk umum, mahasiswa Rp. 1000 dan pelajar Rp. 600), kita dapat menjelajahi gedung bersejarah yang punya koleksi dari era prasejarah. Pengunjung juga diberi booklet, dan ini dia isi bookletnya.
Museum Sejarah Jakarta yang terletak di Taman Fatahillah No. 1 Jakarta Barat merupakan sebuah lembaga museum yang memiliki sejarah cukup panjang. Bangunan Museum Sejarah Jakarta sesuai dengan prasastinya diresmikan tahun 1710 pada masa pemerintahan gubernur jenderal Abraham van Riebeck.
Sejarah Penggunaan Gedung
| 1707-1710 | Gedung dibangun |
| 1710-1816 | Balai kota Batavia |
| 1816-1905 | Kantor residensi Batavia |
| 1905-1925 | Balai kota Batavia |
| 1925-1942 | Kantor gubernur provinsi Jawa Barat |
| 1942-1945 | Kantor pengumpulan logistik dai nippon |
| 1945-1952 | Kantor gubernur provinsi Jawa Barat |
| 1952-1968 | Markas komando militer kota (KMK)I, yang kemudian menjadi KODIM 0503 Jakarta Barat |
| 1968 | Gedung diserahkan ke Pemda DKI Jakarta |
| 30 Maret 1974 | Diresmikan menjadi museum sejarah jakarta oleh gubernur Ali Sadikin |
Museum Sejarah Jakarta berawal dari Museum Oud Batavia (Batavia Lama) beralamat di Jl. Pintu Besar Utara No. 27 Jakarta (kini Museum Wayang) diresmikan tahun 1936. Pada masa kemerdekaan museum ini berubah menjadi Museum djakarta Lama di bawah naungan Lembaga Kebudayaan Indonesia dan selanjutnya tahun 1968 diserahkan kepada Pemda DKI Jakarta dan diresmikan menjadi Museum Sejarah Jakarta tangal 30 Maret 1974 oleh Gubernur DKI Jakarta Bapak Ali Sadikin.
Perbendaharaan koleksi Museum SEjarah Jakarta mencapai jumlah lebih dari 23.000 buah yang berasal dari warisan Museum Djakarta Lama, hasil pengadaan Pemerintah DKI Jakarta, hasil ekskavasi (pengaalian arkeologi), sumbangan perorangan maupun institutsi.
Koleksi Museum Sejarah Jakarta terdiri dari beragam bahan material baik yang sejenis maupun campuran, meliputi logam, batu, kayu, kaca, kristal, gerabah, keramik, kain, kulit, kertas dan tulang. Koleksi unggulan Museum Sejarah Jakarta antara lain Meriam Si Jagur, Pemisah ruangan bergaya Baroque dari abad 18, pedang eksekusi, lukisan gubernur jenderal VOC Hindia Belanda tahun 1602-1942, peralatan masyarakat prasejarah, prasasti dan berbagai macam senjata.
Untunk meningkatkan kinerja dan penampilannya, Museum Sejarah Jakarta bertekad untuk bisa menjadi pusat informasi sejarah kota Jakarta dan tidak ingin sekedar menjadi tempat untuk menghimpun, meneliti, memelihara dan memamerkan benda koleksi serta menjyajikan informasi sejarah kota saja, tetapi juga bisa menjadi tempat bagi semua orang baik bangsa Indonesia maupun asing, ana-anak, orang dewasa bahkan bagi penyandang cacat untuk menambah pengetahuan dan pengalaman serta dapat dinikmati sebagai tempat rekreasi
Kalo kata orang-orang : No Pic = Hoax Gan! Hahahaha.
ada kok di fisbuk
ntar beberapa ane masukin ke sini deh.. hehe