Archive for the 'opini' Category

Semua yang Hidup Akan Kembali Mati

Waduh, judul postingan ini bukan bermaksud nyerem-nyeremin loh. Tapi setelah sang kakek dipanggil oleh Yang Maha Kuasa kamis dini hari kemarin, gw jadi [kembali] tersadar, bahwa semua yang hidup pasti akan mati.

Continue reading ‘Semua yang Hidup Akan Kembali Mati’

Kami Tidak Brutal dan Anarkis!

Saya mengambil judul ini dari sini. Dimana pada link tersebut diberitakan bahwa beberapa mahasiswa dari beberapa universitas di Jakarta mengadakan demonstrasi di depan mabes Polda Metro Jaya. Salah seorang mahasiswa menyorakkan, “Mahasiswa tidak brutal dan tidak pernah buat keributan. Jika ada kerusuhan atau bentrokan itu hasil dari provokasi pemerintah!”.

Kita tahu sendiri kemarin terjadi dua buah demonstrasi yang berujung pada kerusuhan. Yang satu di depan Gedung DPR/MPR dan satu lagi di depan Universitas Atma Jaya, Semanggi. Di DPR berujung pada robohnya pagar depan gedung DPR/MPR, lalu pagar jalan tol, dan ditutupnya jalan Gatot Subroto dan jalan tol lingkar dalam dari lalu lalang kendaraan. Di depan Atma Jaya berujung pada “disita” lalu dibakarnya sebuah toyota avanza berplat merah yang sedang terjebak macet di jl. Sudirman.

“Mahasiswa” yang katanya membela rakyat dengan cara berdemonstrasi menuntut ini itu, pada ujungnya berbuat brutal dan anarkis. Merusak aset-aset pihak lain, membuat macet jalan raya, menelantarkan ratusan calon penumpang angkutan umum, melumpuhkan busway, dan meresahkan masyarakat. Nah di sini ada hal yang aneh, yaitu yang katanya membela rakyat, malah jadi meresahkan rakyat.

Jika kita lihat pemberitaan di sini, pihak intelijen menjelaskan bahwa aktor dibalik kerusuhan 24 juni 2008 ini sudah diketahui. Namun aktor tadi masih bebas dan sedang di luar negeri. Ah, saya tidak tahu mana yang benar.

Jika kita runut kembali ke belakang, dengan adanya banyak kasus demonstrasi yang berujung anarkis, apalagi yang membawa nama “mahasiswa”. Secara awam, nama mahasiswa, apalagi nama mahasiswa sebagai pembela rakyat, jelas-jelas menjadi buruk. Demo sana sini, ujung-ujungnya rusuh sana sini. Mau demo ini, demo itu, ujung-ujungnya bentrok.

Ayo lah, mahasiswa adalah penerus bangsa ini ke depannya. Jangan berlagak semacam solidaritas lalu rusuh, solidaritas yang salah itu. Solidaritas yang benar adalah jika kalau ternyata masuk provokator yang memprovokasi ini itu dengan iming-iming ini itu, baru kita lawan. Boleh kita tuntut apa-apa yang memang pantas kita tuntut, tapi janganlah anarkis! Mau disebut sebagai generasi barbar?

Kembali ke judul awal, kasihan dong teman-teman kita yang protes atas hal yang ternyata bisa jadi pada nyatanya mahasiswa yang katanya intelek malah barbar?

Kita semua di sini butuh solusi. Hidup di jaman sekarang makin susah. Memang kita akui hidup makin susah. Jangan kita buat tambah susah lagi lah. Harga minyak memang naik. Semua orang di dunia tau itu. Apa tidak ada cara lagi agar “mahasiswa” dapat perhatian selain merusuh? Ayo kita mulai cari solusi konkrit, dengan cara yang intelek juga. Kalau demo, ya silakan demo, tapi ya jangan ganggu masyarakat lain dalam beraktivitas. Lebih bagus lagi mahasiswa turun ke riset dalam mencari solusi yang lebih konkrit dan bisa jadi berguna bagi bangsa ini. Ya sesuai bidangnya lah, bisa jadi teman-teman yang fokus pada ilmu kebumian bisa menghasilkan sumber energi baru yang berasal dari bumi kita. Teman-teman dari informatika juga dapat memberikan kontribusi dalam bentuk software penunjang, atau semacam surveyor, aplikasi untuk forecasting sesuatu, atau lainnya. Semua bidang keilmuan dapat membantu mencari solusi konkrit untuk menjawab tantangan ini.

Sudah lah, tulisan ini hanya sebuah tulisan yang hanya mengutarakan pendapat saya saja. Harapan saya agar kita mahasiswa, penerus bangsa Indonesia, calon pemimpin bangsa ini, dapat berkontribusi dalam kehidupan ini dan menjadi pencari solusi, bukan hanya bisa jadi tukang protes dan menggerutu.

Jayalah Indonesiaku.

Hidup Ini Keras Bung!

Meresahkan. Gw menilai kehidupan di jaman seperti ini makin lama makin meresahkan. Harga kebutuhan sehari-hari makin tak terjangkau, sehingga taraf kehidupan manusia juga makin rendah. Karena perekonomian makin terjepit, maka timbullah ‘ide-ide’ kreatif untuk menyiasati kondisi ini. Efeknya banyak sekali dan dimana-mana. Kriminalitas makin tinggi dan beragam, banyak orang yang mulai memraktekkan perekonomian curang, dan menghalalkan segala cara agar dapat ‘keuntungan’ semu.

Continue reading ‘Hidup Ini Keras Bung!’

Laptop pun Sekarang Juga Dirazia

Setelah ada razia dimana-mana, termasuk di toko komputer, lalu juga kantor-kantor, sekarang mulai ada razia laptop di tempat umum! Salah satunya di Bandara Soekarno-Hatta (CGK) Tangerang. Menurut detik, razia ini dilakukan secara acak dan tidak tetap terhadap laptop para penumpang dan calon penumpang di bandara CGK.

Menurut isu-isu di beberapa milis, razia laptop ini adalah bentuk dari sweeping software bajakan, tapi menurut seorang petugas imigrasi, razia bukan merupakan sweeping software bajakan. Jadi apa yang dicari pada razia? kokain.jpg? ato tutorialKonsumsiPutaw.avi? Hehehe…

Bingung..

Cara Cepat Untuk Terkenal

Semua orang ingin eksis. Dalam kata lain semua orang punya hasrat ingin jadi terkenal atau minimal banyak dikenal orang lain. Terkenal dan banyak dikenal orang lain maksudnya beda lho, mirip2 tapi kalo menurut gw terkenal itu semacam selebriti, kalo dikenal orang lain ya sekedar eksis di skala yang lebih sempit daripada terkenal.

Nah, ada banyak cara untuk jadi cepat terkenal. Ada yang ikutan talent show, ikut2 jadi figuran sinetron, ngeband, ada juga yang ikutan ini itu biar diliput orang dan jadi perhatian. Naah… Sekarang ada lagi cara yang lebih cepat dibanding cara-cara tadi yang gw sebutin di atas: Pencari Sensasi.

Continue reading ‘Cara Cepat Untuk Terkenal’

Panic Buying

Gw ga tau panic buying itu istilah yang bener ato bukan untuk kasus pembelian yang secara tiba-tiba yang dikarenakan suatu hal yang mendesak atau tiba-tiba juga. Apalagi kalau tiba-tiba pengen ngeborong BBM.

Continue reading ‘Panic Buying’

Berita: Yang Penting Cepat atau Benar?

Masih tentang hingar bingar Imagine Cup Indonesia 2008, dan ditengah-tengah kerjaan buat permainan catur pake AJAX. Walaupun acaranya sudah lewat, tepatnya hari Rabu kemarin, sekarang saatnya melihat hasil pemberitaannya di berbagai media. Nah, setelah melihat-lihat di Detikinet, MediaIndonesia.com, dan Kompas.com, selain itu gw juga melihat koran Kompas [versi cetak dari link kompas.com-nya]. Gw melihat sepertinya masih ada kekurangan pada pemberitaan oleh media kita.

Yaitu masalah kebenaran dan ketepatan informasi yg terkandung dalam pemberitaan. Detik, yang gw kenal, dan mungkin kita semua kenal, punya kelebihan yaitu kecepatan update berita yang sangat tinggi, bahkan setiap detik! [mungkin itu dia mengapa dinamakan detik.com], tapi kekurangan detik yang gw liat adalah ketepatan beritanya. Terkadang ada beberapa informasi yang kurang benar atau kurang tepat yang terkandung di beritanya. Contohnya pada pemberitaan final imagine cup ini, tim biota.net sempat ditulis berasal dari institut teknologi bandung, padahal seharusnya institut teknologi telkom. Namun akhirnya kesalahan itu dapat diperbaiki.

Continue reading ‘Berita: Yang Penting Cepat atau Benar?’

Siapa Duluan

Saat ini gw lagi kangen-kangennya sama keadaan kota di Eropa. Kenapa? Karena gw suka aja sama ketertiban, kenyamanan, kebersihan, kedisiplinan dan keteraturan kota tersebut. Gw membayangkan kalo kota-kota di Indonesia bisa seperti kota-kota di Eropa.

Untuk mencapai impian gw [yang gw yakin juga menjadi impian sebagian besar orang Indonesia], maka kita harus mulai merubah diri agar dapat menciptakan lingkungan seperti yang gw jelaskan sebelumnya. Setiap individu hendaknya mulai tertib, disiplin, buang sampah pada tempatnya, menyeberang jalan pada tempatnya, dan lain-lain. Intinya, mulai merubah dari diri sendiri. Ya kan?

Continue reading ‘Siapa Duluan’

Bunuh Nyamuk Dengan Bom Atom

Itulah yang terjadi di bidang keinternetan Indonesia akhir-akhir ini. Gara-gara ada semacam video yang tersimpan di sebuah situs, dimana para user dapat melihat dan mengunduhnya, yang memang semacam video itu harus dihindari agar tidak dapat dilihat lebih luas lagi, akhirnya sang penguasa mengebom atom daerah yang ada nyamuknya.

Gw sangat setuju untuk menolak dan mencegah penyebarluasan semacam video itu lebih lanjut. Namun gw tidak setuju dengan cara pencegahan [bisa dibilang tindak lanjut juga] dari tersimpannya semacam video di beberapa situs. Memang sih, katanya setelah sang penguasa mengirimkan semacam ‘pemberitahuan’ kepada empunya situs yang tersimpan semacam video itu untuk segera menghapus file itu dari server mereka. Dan sepertinya tidak ditanggapi [CMIIW] oleh empunya situs. Walhasil bom atom pun diledakkan.

Continue reading ‘Bunuh Nyamuk Dengan Bom Atom’

Generasi Ayat-Ayat Cinta

NB: Post ini bukan tentang film Ayat-Ayat Cinta.

Yup. Generasi ayat-ayat cinta [bukan generasi sinetron, karena kayaknya yang generasi sinetron lebih ngegambarin ibu2 deh.. hehe..], beginilah gw memberikan “tag” kepada adik-adik kita yang masih di tingkat SD. Mengapa? Karena saat gw mengikuti acara TETAPI yang diadakan HMIF pada hari ini, terlihat jelas memang adik-adik kita sudah tidak mendapatkan porsi hiburan yang sesuai dengan umurnya. Adik-adik kita sudah terkontaminasi oleh produk hiburan untuk kakak-kakaknya, atau malah untuk orang tua, om tante dan pak lurah.

Tonton saja televisi kita yang jumlah channel ada belasan itu.
Continue reading ‘Generasi Ayat-Ayat Cinta’

Next Page »


Hottest News

Mau tau cerita seru KP [Kerja Praktek] IF '05 dari sabang sampe timika? :P
TKP: Tjerita Kerdja Praktik

Jika ingin melihat tulisan2 yang lebih 'sampah' daripada 'kumpulan sampah2' ini, hehe.. Anda bisa mengunjungi tumblelog saya di http://inipunyapaw.tumblr.com

Jika ingin melihat tulisan2 yang lebih punya 'taste', Anda bisa mengunjungi biro kuliner di http://birokuliner.wordpress.com
Dijamin kenyang! Hehe.. Terima kasih :D

Disclaimer

This is my personal blog. All opinions and thoughts expressed here represent my own, not other people or organizations that I may be related or not with my opinions. All quotations, images, comments, trackbacks, and pingbacks are owned by their respective owners. I disclaim any responsibility for their contents. Jika terjadi kesamaan nama, tokoh, alamat, dll. hanyalah kebetulan belaka, dan bukan rekayasa. Hehehe...

Archives

Blog Stats

  • 28,256 hits