EuroTrip Part 2: Touchdown at Fühlsbuttel

Emirates EK059 udah lewatin atasnya Turki… Lalu Hungaria, lalu akhirnya masuk langit jerman.

Pesawat airbus 330-300 mulai decent dari ketinggian. Kuping saya mulai meletup. Pesawat dengan “gentle”-nya decent. Dan akhirnya saya dapat melihat kota hamburg! Setelah melewati pusat kota hamburg, pesawat memutar ke arah utara, dimana saya dapat melihat beberapa wind power plant di laut.

Pesawat mulai mendekati permukaan. Lining up w/ runway..

..

.

Dan akhirnya pesawat mendarat di Hamburg! Hoah! Senangnya…

Waktu setempat menunjukkan pukul 1/2 2 an siang. Dengan mata yang agak menghitam karna kurang tidur, saya berjalan keluar pesawat dan masuk ke loket imigrasi Jerman.

Saya memberikan paspor bergambar garuda pancasila. Dia pun sedikit terhenyak, dengan telitinya petugas imigrasi melihat visa dan paspor saya. Then we had a small conversation in English.

Petugas Imigrasi (PI) : Aaah.. You come from Indonesia!

gw : Yes! (menjawab dengan semangat)

PI : It’s so far away. What will you do here? Are you going to have vacation here or study?

gw : I’m gonna visit my uncle and aunt. Instead of having summer vacation here.

PI : That’s great. OK, welcome in Germany. Enjoy your vacation…😀

.

Nice. Gw merasa disambut. Hehehe… Sebenernya gw buru2 pengen cepet lolos dari imigrasi, karna gw kebelet pengen buang air kecil. Langsung lah gw ngibrit dari loket imigrasi, lurus langsung ke toilet. And guess what, toilet cowo dsini (di hamburg) lebih ‘terbuka’, dibanding sama toilet umum dari negara lain. Terlebih dubai! Gw nyoba semua jenis toilet di singapura, dubai, jerman, dan negara2 lain, karena salah satu misi gw jalan2 ke luar negeri buat numpang buang air di sana. Dan kesampaian! Hehehe… Gw ‘bikin jejak’ di setiap negara yang gw kunjungi. heheheh….

Setelah gw keluar dari toilet, gw langsung pergi ke conveyor belt flight gw buat ngambil 1 koper gede punya gw.

Gw dapet tuh koper segede gaban, lalu gw geret kluar ruangan. Kluar dari ruangan, gw langsung mencari tante atau om gw yang menjemput. Yap, akhirnya ketemu. Setelah cipika cipiki dan sedikit penyambutan kecil oleh om gw. Kita bertiga langsung ke mobil di tempat parkir.

Pertanyaan standar seorang penjemput pun kluar, like “gimana di perjalanan?”, “duduk di seat berapa?”, “cukup tidur ga??”, or “makanannya enak2 g?”. Hehehehe…

Gw pun kagum atas segala otomatisasi yang ada di jerman. Pertama: sistem perparkiran di sana otomatis! Ga kayak di Indonesia, masi ada tukang parkir, macam secure parking aja dah g ada di sana, di sana serba otomatis. Jadi inget tugas kuliah APBO ttg pengembangan sistem otomatisasi perparkiran. Hehehehe…. Om gw pergi ke mesin pembayaran, masukin tiket, di-scan, lalu bayar deh ke mesin itu, dapet recipe. Lalu masuk ke mobil, jalan keluar, nyampe di gerbang parkir, masukin recipe, lalu pintu palang kebuka. Keluar deh. Hehehe.. dasar orang kampung kalo ke kota kayak begini bentuknya, norak! Hehehehe…

Kita langsung menuju rumah Tante Inge, temennya tante gw, di daerah deket Norderstedt, perbatasan hamburg. Di sana lagi ada pesta makan2 sama beberapa pasangan indonesia-jerman dan beberapa mahasiswa jerman di sana. Karna lagi Sommer, maka jadinya pesta kebun.

Coba tebak, makanan pertama yang gw makan di jerman apa???

Jawabannya adalah opor ayam! Hehehehe… Di pesta kebun ini, masakan yang dimasak adalah masakan indonesia yang dibawa oleh tiap2 orang yang dateng kesana. Ada opor ayam, sambel goreng ati, dll. saya agak lupa.

Setelah makan, lalu kita ngobrol2. Namun, kepala saya agak berat karna mengantuk tapi g bisa dan dipaksain untuk g tidur. Tapi pada akhirnya saya nyerah, g kuat, dan akhirnya saya tidur2an. Untungnya saya g tidur, jadi saya mengantuk karna saya cape setelah perjalanan jauh, hehehe…

Setelah acara pesta selesai, kita akhirnya balik ke rumah tante gw yang g jauh dari sana. Di daerah Langenhorn. Hari sudah sore, dan malam pun masih terlihat seperti sore. Karena efek musim panas, jam 8 malem masih berasa jam 1/2 6 sore.

Hari berikutnya, saya mulai jalan2 ke kota. Pagi2nya saya dan tante saya mengantarkan om saya ke universitasnya, karena dia ada jadwal mengajar. Oya, om saya adalah salah satu profesor disana.

Setelah mengantar ke kampus, kami yang menaiki mobil volvo ini jalan2 ke Stadtpark. Rencananya pengen ke planetariumnya, taunya tutup. Nah, Stadtpark ini gede banget, dan kebetulan ada banyak orang yang berjemur di sana.

Setelah ke Stadtpark, kami berjalan-jalan muter2 City-Nord.

Hmm… Awal yang baik. Lalu kami balik ke rumah, dan melanjutkan jalan2 tapi dengan scope agak kecil. Muter2 ke Wittsmoor naik sepeda. Yang berada di belakang rumah. Udara lumayan dingin, masih harus adaptasi.

Gw bisa membayangkan hari-hari menyenangkan berikutnya di sini! Hehehe…

About Prasetyo Andy W.
Mobile technology, social media, and other awesomeness enthusiast. Tech savvy. Software engineer. In love with photography and travelling.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: