Wisata Kuliner Kampus

Eiittss.. jangan terjebak dengan judulnya, jangan membayangkan isi post ini akan membahas acaranya pak Bondan. Hehehe…

Tapi,
di hari kedua kuliah ini,, gw, made, jason, vinta, dan kukuh melakukan wisata kuliner++ sekitar kampus. Rencananya akan diadakan untuk beberapa hari ke depan.

Mengapa wisata kuliner++?? karena disamping kita mengecek kualitas kuliner yang ditawarkan, kami juga mengecek kualitas pengunjung tempat2 kuliner tersebut. Hehehe… [gejala penyakit “desperado jombloismus”]

Sekarang udah kebayang kan kayak gimana??

Nah,, kita mulai dari kantin kampus terdekat dengan tempat kuliah kami.

Kantin Borjue.
Kantin ini tergolong agak lebih mewah dan mahal dibandingkan dengan kantin kampus lainnya. Makanan yang ditawarkan juga tipikal makanan barat dicampur timur, dengan paduan krim dan paprika di sekitar daging sapi atau ayam, terkadang kakap. Menu andalan yang saya suka adalah sapi lada hitam dan sop buntut [yah, sop buntutnya lumayan]. Tapi karena kita lihat yang datang g ada yang lucu… Hehehehe.. kita mengurungkan niat buat makan siang disana.

Kami pun berlanjut ke kantin selanjutnya yang tidak jauh dari sana.

Kantin GKU Barat
Kantin favorit anak TPB, entah mengapa, antara nilai plus posisi atau citarasa atau kantong mungkin. Tapi karena tadi antriannya super panjang dan saya juga sebenarnya kurang suka makan di sana serta pengunjungnya blum dapat membutakan panjang antrian yang harus kami hadapi,, maka kami tidak makan di sana. Oya, menu kesukaan saya [pas TPB] adalah opor ayam, dipesan pagi2 jam 9, pas buat sarapan.

Setelah tidak jadi makan di GKU barat dan Borjue, kami pun memilih tempat makan siang kami, antara KBL (kantin barat laut), atau kantin bengkok. Setelah berbagai pertimbangan,, kami pun memutuskan untuk makan siang di KBL, padahal saya ingin makan di bengkok, hehehe… makan di kantin bengkok dipending jadi agenda besok.

Kantin KBL
Kantin KBL ini terletak di barat laut kampus ITB, ya iyalah, namanya jg kantin KBL (kantin Barat Laut), sempat diplesetkan sebagai kantin banyak lalat, tapi sekarang kayaknya dah dikit lalatnya. Nah.. di sini,, kami melihat makanan yang sudah semakin tipis stoknya di prasmanan. Tapi karena ada misi mulia, maka kami pun dibutakan dengan tipisnya stok makanan. Hehehe… Gw ga punya menu favorit di sini, tapi biasanya saya makan dengan ayam-apa-itu-nama-menunya, atau telur rebus. Pokoknya makanan yang terlihat pedas. Hehehe…

Komentar mengenai pengunjunnya?? Hmm… Lebih baik dibanding 2 kantin sebelumnya😀

Jason dan Kukuh berpisah dengan kami, karena misi khususnya. Gw, Made dan Vinta duduk di bangku di seberang jason dan kukuh.

Kami melahap makanan kami sampai habis. Namun pada saat kami selesai makan, misi khusus mereka blum juga selesai, dan kami pun permisi pergi duluan.

Eksplorasi kami pun belum membuahkan hasil.

next agenda: kantin Bengkok

About Prasetyo Andy W.
Mobile technology, social media, and other awesomeness enthusiast. Tech savvy. Software engineer. In love with photography and travelling.

3 Responses to Wisata Kuliner Kampus

  1. yeee….
    kalo gak makan bukan wisata kuliner kali….

    itu mah cuman keliling gak jelas doang😛

  2. v i n t a says:

    eh, klo mo wisata kuliner lagi, ajak2 ya..
    hoho..

  3. na merah says:

    busyeet dah……

    aku juga mau ah wisata kuliner di semua kantin itb….

    baru ngerasain 3 kantin niy….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: