Hepi Berzdei Gugel!

Selamat ulang tahun buat google yang ke-9! Semoga panjang umur n sukses selalu! Hehehe… Tambah terus layanannya yah! 😀

Seal Hunting

Telah terjadi keributan di HMIF sejak satu minggu yang lalu. Keributan terjadi terutama pada sekre bawah dan sekre 2 HMIF yang terletak pada Labtek V kampus ITB, Bandung. Sudah satu minggu lamanya keributan ini mulai terjadi pada organisasi ini. Keributan yang terjadi bukan hanya adu mulut atau baku hantam, tapi keributan ini disebabkan oleh baku tembak yang selalu terjadi setiap hari. Suara tembakan magnum, shotgun, grenade, grenade launcher, awp, carbine, mp5, dan beberapa senjata lain memperkeruh suasana baku tembak ini.

Baku tembak yang terjadi mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Ratusan anjing laut, pencuri bayi anjing laut, pinguin kaisar, beruang kutub dan walrus menjadi korban dari baku tembak ini.

Eits.. Jangan berpikir bahwa baku tembak ini terjadi pada kehidupan nyata, tetapi baku tembak ini terjadi pada suatu alat yang bernamakan komputer. Tepatnya, baku tembak ini terjadi pada suatu permainan komputer bernama “Seal Hunter”. Hehehe… udah ah sok2an pake bahasa yang serius dan menghebohkan…

Telah terjadi demam game baru di kalangan informatikawan2 di itb. Rating permainan ini, menurut sumber yang tidak dapat dipercaya, melewati rating permainan dota, CS, RO, dan game2 online lainnya. Permainannya sangat simpel, pemain harus menembak objek2 yang datang dari arah kiri layar sehingga tidak ada yang lolos ke kanan layar.

Cukup simpel bukan? Permainan ini dapat dimainkan pada komputer standar yang berjalan di atas windows XP (soalnya baru pernah nyoba di komputer yang ber-OS-kan XP). Ga butuh grafis2 yang heboh, tapi gameplay yang ciamik membuat pemain senang untuk menerima tantangan permainan ini.

Game ini terdiri dari (hanya) 5 level. Walaupun hanya 5 level, anda dapat dikatakan hebat jika bisa lewat level 4. Hehehe…

Gameplay yang simpel tapi nagih, sound yang diadaptasi dari game CS, senjata2 yang asik, dan kerja sama tim yang akan tercipta (kalo maen 2 player, jadinya satu komputer berdua), membuat permainan ini sangat digandrungi oleh informatikawan2 sekalian. Hehehe…

Berminat mau main??? Kamu bisa mengunduh installernya disini.

NB : Gw kasi rating esrb…

[Titles rated M (Mature) have content that may be suitable for persons ages 17 and older. Titles in this category may contain intense violence, blood and gore, sexual content and/or strong language.]

Bolong!

Di luar sedang hujan lebat saat aku terduduk di ruangan kelas. Aku jadi khawatir dengan keadaan motorku yang terguyur dengan hebat di lapangan parkir. “Semoga dia tidak apa-apa di sana..”, pikirku. Aku terdiam melihat butir-butir air jatuh ke bumi. Aku memang sangat suka melihat butir-butir air itu jatuh, namun sekarang keadaan telah berubah. Aku membawa motor sekarang. Jika terjadi hujan, maka motorku akan basah. Jalanan juga akan basah, dan itu berbahaya untuk motor. Udara akan menjadi dingin. Aku pun pasti menjadi kedinginan dibuatnya.

Sudah cukup lama aku terkesima dengan hujan. Aku segera beranjak dari lamunanku dan segera kembali mendengarkan kuliah yang sedang berlangsung. Aku harus mendengarkan dengan seksama karena sebentar lagi giliranku untuk presentasi materi kuliah. Untuk kuliah ini mahasiswa memang diberi tugas kelompok untuk mempresentasikan materi kuliah di depan kelas.

Tiba giliranku untuk presentasi. Semua bahan presentasi aku bawa ke depan kelas. Presentasi pun dimulai.

Presentasi kelompokku berjalan lancar dan entah mengapa tidak ada satupun yang bertanya tentang materi kuliah yang kami bawakan. “Mungkin semua sudah mengerti.”, pikirku.

Duapuluh menit berselang dan akhirnya presentasi kami pun selesai. Lega rasanya karena satu tugas telah selesai dikerjakan.

Aku kembali duduk di kursiku. Aku melihat sekitarku. Hujan masih turun, teman-temanku asik mengobrol dan ada juga yang mengantuk. Di tengah keramaian aku mulai merasakan sesuatu yang aneh dengan perutku. Perih mulai terasa di perutku. Aku takut penyakit maag yang aku idap kambuh, karena pada saat itu aku sedang berpuasa. Aku pun menahan rasa sakit yang mulai terasa. Tapi tidak seperti biasanya, sakit perih yang kurasakan sangat tiba-tiba dan dengan cepatnya rasa perih menguasai perutku. Lambungku terasa sangat sakit. Aku mulai tersungkuk dan menahan sakit. Mukaku meringis kesakitan karena penyakit lamaku kambuh lagi. Aku berpikir bahwa sakit ini tidak akan berlangsung lama, sama seperti yang biasanya aku alami. Namun kali ini aku salah.
Cukup lama aku mencoba menahan rasa sakit. Aku mulai tidak kuat menahan rasa sakit ini. Aku meringis kesakitan. Keadaan menjadi tidak lebih baik karena aku sedang berpuasa sehingga Aku tidak bisa meminum obat. Aku langsung mengkonsultasikan kondisiku kepada mama. “Kalo ga tahan buka aja, minum obat.”, kata mama.

Aku dihadapkan pada dua pilihan, mempertahankan puasaku, atau membatalkannya dan minum obat. Aku mencoba mempertahankannya, karena waktu menunjukkan pukul 15.20 pada saat itu. Namun kondisiku makin memburuk. Perutku meronta-ronta kesakitan. Aku tidak tahan lagi. Akhirnya aku pun mengalah, aku batalkan puasaku dengan satu butir Mylanta. Aku merasa sedih, karena aku tidak bisa melengkapkan puasaku tahun ini. Tapi aku selalu berpikir, bahwa apapun yang terjadi hari ini adalah sesuatu yang bukan sia-sia. Pasti ada pelajaran yang dapat kupetik hari ini. Memang sahur dengan sesuap dua suap mie goreng, satu gelas susu dan tiga gelas air putih, dan Chicken McD 1 saat aku sedang stress tidak dapat menghindariku dari penyakit. Hehehe…

Aufgaben

Jetzt probiere ich auf Deutsch schreiben. Hehehe… Mein Deutsch ist nicht gut, weil ich so lange Deutsch nicht sprechen. Hehehe… Wenn ich vertippe, dann entschuldige ich mich. Hehehe…

Dieses Semester bin ich im fünfte Semester. In dieses Semester hab ich viele Aufgaben aus jedem Fach. Betriebsystem (Operating System), Auskunftsystem (Information System), und Datenbank (Database) sind die Fäche damit sie viele Aufgaben haben. Der Unterschied zwischen dieses Semester und andere sind die Form der Aufgabe. Die Aufgaben sind Dokumente. Ich muss viele Dokumente für die Aufgaben schrieben. Wenn ich viele Dokumente schrieben muss, dann muss ich auch Viele tippen. Schade!

New Nano-Nano

 

 

Setelah merilis iPod Touch, Apple merilis lagi generasi baru dari ‘adik’ kaisar iPod.. Yaitu iPod Nano generasi baru.. Sangat berbeda dengan iPod ‘versi gambot’-nya, yang merupakan ciri2 iPod Nano jika dibandingkan iPod Video waktu itu. Tapi tetap mengusung konsep ‘Nano’, yang menggambarkan betapa kecilnya gadget pemutar musik digital ini. Dibandingkan dengan iPod Nano generasi sebelumnya

iPod Nano terbaru meninggalkan bentuk wafer tipis yang sepertinya gampang patah ini, dan berubah menjadi iPod Nano yang berbentuk imut-imut dengan rasio panjang dan lebar yang lebih gambot. Dengan ukuran yang mendekati bujur sangkar ini, iPod Nano ini dilengkapi dengan layar berukuran 320 x 240 pixel. Lebih lebar dibandingkan pendahulunya, dengan tingkat kecerahan layar yang 65% lebih cerah.

Dari segi besar storage, Nano baru dibekali storage sebesar 4 GB dan 8 GB, tak beda jauh dengan Nano sebelumnya. Lalu dari segi navigasi, Nano ini masih mempertahankan ciri khas iPod, touchpad melingkar2-yang-banyak-dibajak-idenya itu. Hehehe… Berbeda jauuuh dengan iPod Touch..

Kekuatan baterai?? 5 jam bisa tahan nonton video… dan 24 jam buat dengerin musik.

Dari segi ukuran, tuh, keliatan kan jika digenggam?? Nah,, kalo kata gw yang agak lebar gini lebih enak megangnya,, apalagi untuk orang2 yang punya tangan yang cukup besar, bisa2 iPod Nano lama lolos dari genggaman saking kecilnya, hehehe…

Harganya? $149 kalo liat di http://www.apple.com/ipodnano

 

 

Iseng..

Contoh linux yang berkhianat… (klik kanan > View Image, biar bisa liat lebih jelas dan buesar.. hehe)

 

 

Hehehe.. (Jelekkah selera humor gw??)

Finally Prison Break is Back!

Akhirnya setelah gw menunggu lumayan lama,, kelanjutan kisah Scofield, Lincoln Burrow, Sara Tancredi, T-Bag, LJ, Ballick, dan lainnya keembali meramaikan hari-hari gw. Hehehe…

Season 3 dari Prison Break akhirnya muncul di layar kaca penonton US, UK, Kanada dan Australia. Sedangkan di Indonesia,, serial action drama ini merambah penggemarnya melalui kaskus, rileks, dan server2 torrent. Hehehe…

Masih pada inget kan season 2 diakhiri oleh apa?? Scofield ditangkap di Panama karena membela Sara saat melakukan penembakan, dan akhirnya Scofield dimasukkan ke dalam penjara Sona. Scene terakhir dari episode terakhir season 2 adalah saat Scofield keluar dari suatu lorong dan melewati sebuah gerbang.

Nah… Di season 3… Semua berlanjut. Digambarkan betapa brutalnya penjara Sona ini. Scofield menghampiri segerombol orang yang berdiri melingkari suatu baku hantam. Keadaan pada saat itu hujan lebat. Di tengah lingkaran terdapat 2 orang yang sedang berkelahi. Semua orang yang melingkarinya heboh, entah menyemangati atau menyoraki kedua petarung ini.

Perkelahian berlangsung sengit dan pada akhirnya salah satu dari mereka tumbang dibunuh oleh lawannya.

—-

Ternyata di Sona ini Scofield bertemu lagi dengan agen mahone. Tak cukup sampai di situ. Sona dijadikan tempat reuni 2 orang ini dengan officer Bellick. Bellick di penjara ini tidak bisa berbuat banyak. Badannya sudah bonyok2 kena bogem, dan jalannya sudah pincang. Dia diperlakukan sebagai kacung penjara. Masih beruntung mahone yang belum terkena imbas dari keganasan penjara Sona. Mereka tidak hanya bertiga di sana, masih ada T-Bag yang terakhir masuk ke penjara tersebut.

Penjara Sona ini tidak mempunyai penjaga dalam, semua penjaga hanya berjaga di luar, karena tidak ada yang berani mengatur ketertiban para penghuni penjara kelas kakap tersebut. Diceritakan bahwa semua penjahat2 kelas kakap masuk ke penjara itu, penjara ini berbentuk seperti benteng, yang dikelilingi oleh penjaga. Penghuni penjara dapat dengan seenaknya melakukan hal apa saja di dalam. Makanya bisa diadakan pertarungan seperti itu.

Cerita pun berlanjut dan kita mencapai inti dari episode dan mungkin starting point dari garis besar season 3. Scofield dijenguk oleh seseorang yang kalau tidak salah pernah muncul pas lagi kejar2an di pusat kota panama city, season 2 episode 21-22. Hal yang paling penting adalah, LJ dan Sara disekap di Panama oleh sebuah organisasi lain yang memaksa Burrow dan Scofield untuk mengeluarkan seseorang dari penjara Sona juga. Kalo g salah namanya James Whistler

Sepertinya season 3 punya cerita yang completely new dan masih sangat patut untuk diikuti! Hehehe…

Don’t Know What to Write

Duh… gw lagi pengen nulis,, tapi g tau nulis tentang apa…

Jadi tema post gw kali ini adalah: mencari tema buat post selanjutnya..

Ada yang punya ide??

Eh,, dah mau puasa nih…

Wah,, menurut hisab dan rukyat, diputuskan bahwa besok tanggal 1 Ramadhan, which is awal dari bulan puasa..

Nah,, kebiasaan dari kita orang indonesia adalah pasti maaf2an dan saling mengucapkan kepada sesama kerabat, teman2, keluarga dan handai taulan.. Hehehe…

Wah,, mulai g jelas nih post gw..

OK2.. to the point..

MET PUASA SEMUANYA!!!

mohon maap lahir dan batin yah… maafin gw atas kesalahan2 gw baik disengaja maupun yang terencana…

Semoga Kita menjadi lebih baik dengan penggemblengan di bulan ini…
Amiin….

A Trip to Kawah Putih

Setelah direncanain dari lama2,, akhirnya rencana kita kesampaian: Touring ke Kawah Putih.

Rencana awalnya gw, Iqbal, Jason, Kukuh, Ewa, Angga, Ibun, Ray R., Bayu Pantat, dan Irfan ngumpul di kanayakan dan berangkat jam 7 pagi. Namun apa daya, jam 8 gw, Iqbal dan Jason baru berangkat buat ngumpul. Tempat ngumpulnya pun diubah di darul hikam, sekalian makan dulu.

Walhasil jam 9 dengan 5 motor (Satria FU150 : Gw dan Kukuh, Shogun SP 125 : Ewa dan Ray, Karisma X 125 : Ibun dan Irfan, Supra X 125 : Angga dan Bayu, Supra Fit 2004 : Jason dan Iqbal) kita baru berangkat dari darul hikam menuju pom bensin DU, ngisi full tank semua, baru deh briefing jalur yang bakal ditempuh. Rencananya adalah dari dago, turun ke braga, lewat Suniaraja, trus ke Otista, lurus ke selatan sampe mentok di jl. BKR, belok kanan, langsung ke arah Kopo, dari Kopo lurus aja ke Soreang dan akhirnya bakal nyampe Ciwidey sebelum naek bukit ke Kawah Putih.

Namun, baru nyampe Dago, deket simpang Cikapayang, udah macet beut.. Ternyata ada pawai anak UNPAD, lagi Dies Natalis ke 50 ternyata kampus sebelah. Macetnya merambat ke arah bawah, akhirnya kita belok kanan ke cikapayang, trus lewat taman sari, depan BEC, pajajaran, stasiun Hall, Paskal (Pasir Kaliki), trus belok kiri, lewat terminal St. Hall, akhirna belok kanan ke Otista. Sumpah, jalur macet parah. Tangan kiri gw pegel nahan kopling trus. Hehehe…

Lewat pasar baru yang super rame dan macet, gw kira perjalanan akan menyenangkan (baca: ga macet) sampe ke kawah putih. Namun, ternyata Otista adalah sentra perdagangan, even hari Sabtu aja tetep rame. Haduh,,, konsekuensinya adalah,, macet… Sampe ke simpang Lapangan Tegalega (atau Tegal Lega yah?), belok kanan. Jalan lumayan rame, dan akhirnya masuk ke sebuah negeri yang padat merayap jika ingin bergerak: KOPO. Wah2… Macet2… “Tangan kiri gw bakal tambah sterk aja nih nahan kopling mulu.”, pikir gw dalam hati. Hehehe…

Lewat dari Kopo, lewat kolong tol, jalan lancar. Alhamdulillah….

Tapi,, terusan Kopo justru lebih parah. Macet parah kayak di Ciledug ato banyak tempat di Jakarta. Weks…

Rombongan pun jadi terpisah gara2 macet ini. Gw mikirnya gw paling depan, karena gw terus jalan nyalip2 di sebelah kiri jalan. Ternyata, setelah lewat kemacetan di sekitar Kopo Square, sampe ke Lanud-yang-gw-lupa-namanya itu, ternyata gw baru menyadari kalo yang lain tuh dah pada nongkrong di bawah pohon di pinggir jalan. Gw nyampe paling terakhir.

Trus kita istirahat bentar, lalu kita foto2.

Setelah kita foto2. Kita briefing sedikit ttg perjalan selanjutnya. Gw yang awalnya jadi sweeper di belakang, sekarang gw jadi scout di depan, karena gw yang tau jalan ke atas. Hehehe…

Kualitas jalan di terusan kopo kurang bagus, namun pas mau masuk kota Soreang, gw dan kukuh terkesima, jalannya bagus… Mulus… dan marka jalan masih putih bersih, artinya jalannya baru di lapis ulang mungkin 2 bulan yang lalu. Hehehe…

Mulai terlihat sawah di kiri kanan jalan. Udara mulai sejuk. Jalanan juga tidak seramai saat di kopo.

Kita hanya melewati Soreang dengan cepatnya, lalu kita sudah keluar dari ibukota Kabupaten Bandung ini. Kualitas jalan di sana memang nomor 1! Gw suka banget. Yah, walaupun sempat ada beberapa ‘hiasan’ kotoran kuda di jalan, karena di jalan tersebut ada trayek delman, kadang suka bikin ngantri mobil di belakangnya.

“Tradisional digabung dengan modern.” Kalimat ini diucapkan Kukuh pas liat jalanan mulus dan mobil lalu lalang, tapi masih ada delman. Begitu juga saat kita melewati jalan yang terhampar di tebing suatu bukit, dan di sebelah kanan jalan ada sebuah lembah yang isinya sawah asri, namun ada lintasan SUTET di atasnya. Hehehe…

Setelah 19 KM dari Soreang, kami pun masuk ke kota Ciwidey. Kota Wisata. Itu slogannya. Ternyata dari kota ciwidey, kami harus menempuh sekitar 10 KM lagi untuk sampai ke Kawah Putih.

Kami melanjutkan perjalanan. Mulai mendaki. Sempat ada mobil mogok saat mendaki, namun tidak membuat macet jalanan.

Dan akhirnya udara makin dingin menyambut kedatangan kami. Belok kiri dari jalan utama, terlihat plang Kawah Putih.

Kami harus membayar retribusi masuk. 7500 rupiah untuk satu orang, 2000 rupiah untuk motor, 5000 untuk mobil.

Setelah bayar, kami harus melanjutkan pendakian kami dengan motor2 kami. Jalanan di sini lebih ‘ganas’ dibandingkan dengan jalanan utama. Jalanan cukup rusak dengan banyak lubang di sana-sini dan batu lepas yang banyak bertebaran di jalan. Cukup berbahaya untuk motor. Jalan juga mendaki dengan tingkat kemiringan yang cukup tinggi. Yang mengakibatkan Iqbal harus turun dari motor Jason agar motornya jason bisa mendaki. Mesin motor gw pun sempat ngedrop RPM nya di sana. Sehingga gw harus tetap menjaga RPM agar tidak ngedrop. Agar mencegah kejadian motor jason yang sama, iqbal akhirnya dibonceng gw, sedangkan kukuh dibonceng jason. Tidak ada masalah saat mendaki sampai parkiran atas.

Pada jam 12-an kami sampai di atasnya atas, top of the top, halah.. Kami pun memarkirkan motor kami di tempat parkir. Udara mulai dingin. Untungnya kami sudah siapkan jaket himpunan melekat di badan, dan celana jeans. Iqbal sendiri yang saltum (salah kostum), dia pake baju kayak mau ke pantai, celana pendek, t-shirt selapis, sendal jepit. Setelan yang lain tuh Jaket himpunan, di dalemnya baru t-shirt, 1 atau 2 lapis, celana jeans, sepatu kets.

Kami berjalan ke arah kawah yang dulunya merupakan tempat tambang belerang saat jaman Belanda. Kawah ini bukan kawah vulkanik seperti di Tangkuban Perahu atau Bromo. Namun sensasi kawah tetap terasa.

Berbekal kamera digital Sony dgn 7.2 Megapixel, dan Nikon F301 jebot, yg dilengkapi lensa 28-70 cf macro, kami mulai berfoto-foto.

 

Setelah lelah foto2 selama hampir sejam, kami memutuskan untuk pulang karena sudah lapar dan blum sholat. Tadinya mau makan di atas, tapi ternyata mahal banget makanan di sana. Sate ayam satu porsi, sepuluh tusuk dan nasi, harganya 14 ribu! Ya ngerti sih kenapa mahal, soalnya transportnya mahal. Hehehe.. tapi tetep aja g bersahabat sama duit anak kosan.

Akhirnya kami pun turun melewati jalan terjal yang sama. Sempat ada 2 orang bule yang jatuh dari motor supra-nya di tikungan yang memang tergolong tajam dengan turunan dan belokan tajam. Lalu ternyata juga ada kecelakaan kecil, si jason jatoh dari motor gara g bs ngontrol motornya, walhasil kaki dan tangannya ada yang luka dan mika lampu depannya pecah. Gw juga sempet ketabrak sama motor pas di Lanud, gw lagi ngambil ke kanan dari berhenti istirahat, lalu ada motor dudul melengos saja, dan nabrak ban depan gw yang lagi belok kanan.

Lalu kita makan di suatu restoran di bawah, dan jam 3 sore kami pulang ke bandung, dan sampe jam 5-an di kosan. Wuih… Cape banget badan gw… Seneng sih,,, tapi capeknya itu loh… 100 KM-an perjalanan gw hari ini… Dan umur motor gw dah masuk 1000-an KM…

Nyampe kosan langsung pada tepar smuanya… Hehehe… Next Trip???