I’m PacIFist, and I’m proud of it

Hari minggu lalu adalah hari dimana semua kejaiman semua anak IF diuji. Bagaimana tidak? Pasaran jodoh setiap orang jatuh karena harus ikut berperan di persembahan angkatannya masing2. Hehehe… Damai2..

Gini2.. Hari Minggu lalu tuh ada Temu Akrab (Mukrab) Informatika 2007, bertempat di lapangan parkir Labtek V. Tema acaranya adalah “Oscar and Afterparty Charity”. Secara keseluruhan acaranya bagus dan sukses, walaupun ada beberapa kekurangan sih. Tapi bukan komplit suatu acara tanpa kekurangan. Halah, apa coba?!?!

Buat yang belum tau Mukrab itu apa, sok atuh kenalan dulu. Mukrab itu adalah acara tahunan HMIF (Himpunan Mahasiswa Informatika) ITB. Isi acaranya sih selama ini adalah persembahan tiap angkatan, band, games2 dan lain2. Nah, tujuan acara ini adalah untuk memupuk keakraban internal angkatan dan antar massa HMIF.

Untuk tahun ini, gw ngikut ngisi acara dengan bermain band yang bernama “The Probstatz”, yang namanya didapat dari mata kuliah yang di-ikuti lagi (baca : diulang) oleh para pemainnya. Hehehe… Lalu ada band2 lain, seperti Ghifar and beranak dalam kubur, Tambel Band, BBB (Biasanya Bukan Bintang), dan 06 Band. Nah selain penampilan band2 keren ini, Mukrab diisi juga oleh persembahan angkatan.

Angkatan 2006 tampil pertama kali, dengan cerita, sebuah OSJUR award (ya ga sih?) yg isinya parodi dari film2 seperti Harry Coder and the Labdas of Secret, Ada Apa Dengan C++, Lord of Ngodings, Matrix dan Ruang Vektor, dan lainnya. Terlihat sekali betapa stressnya anak 2006 dalam mengarungi semester 3-nya. Hehehhee… Abisan garing beut persembahan angkatan kalian. Hahahaha… Ada basilist linier, lalu list2 dengan head dan tail yang super absurd. Hahahaha… No offense. hehehehe.. tapi kocak sih, walaupun awalnya gw merasa, garing pun tidak. Hehehe…

Lalu dilanjut sama penampilan dari 2005. Yang ini lebih beres. [Narsis dikit. Hehe]. Bercerita tentang PacIFist Award [ide ceritanya mirip sama 06, tapi lebih bagus :P], yang dihadiri oleh Dede Yusuf (Ibo), Rachel Maryam (Laris), Lukman Sardi (Hikam), Alyssa Subandono (Mita), Sasha OB (Andin), Gusti OB (Geri), dan penampilan khusus dari suster D (DsH), hehehe… serem banget lo des..

Dan menampilkan 6 film nominasi : Eneng dan Kaos Kaki Ajaib (Reisha, Halim, Ixon, Joel, Monte, Abi, Syva, dkk.); Kuch Kuch Hota Hai (Oon, Ndul, Ume, Teguh, Hanson, Ray S., Nio, Aryo, dkk.); Kuntil Anak (Fany, Dudz, Aji, Ewa (mas ato mbak kunti ya?), Adnan, Estrada, dkk.); AADC (Bayu Pantat, Uceng, GW [yup, gw, hehe], Iqbal, Made, Angga, dkk.) nah loh, AADC cowo smua?; Click (Bol, David [parah lo vid! hehe], Shieny, Aswin, Dimas, dkk), salut buat yang lari2, hehe; dan BBB (Shena, Adhi, Alsa, Putri, Ella [nah gw inget, satu lagi Ella, hehe..]). Wuih, walaupun deadliners, tapi gw suka sama ceritanya dan kerasa lebih rame dibandingin mukrab taun lalu! hehe..

Terakhir adalah persembahan 2004, dengan cerita Jumanji, lalu dicombine sama Prison Break, Heroes, Pirates of Carribean, The Godfather, Avatar, 300, dll. Video terakhirnya keren! Salut gw, mengharukan. Hehe..

Dan pada akhirnya ada queue dance, joget2 massal. Hehe..

Gw salut pacIFist bisa juga segokil kemaren, hehehe…

Selamat datang IF 2/3 ITB
Labtek V… Markas Kita..
Tiga setengah tahun kita kan jadi sarjana… [amin]
ITB tanpa IT…… Cuma B..

[pake irama reff Ello – Pergi Untuk Kembali]

I’m PacIFist, and I’m proud of it!

Mending bikin tugas dokumen apa tugas game?

Kita tahu bersama bahwa tugas kuliah merupakan salah satu pelengkap nilai suatu kuliah, agar mahasiswa dapat menggunakan (memraktekkan) ilmu-ilmu yang didapatkan di kelas. Nah,, kalo di Informatika, ada dua macam tugas, yaitu tugas yang berbentuk praktek (coding dan lalala), dan dokumen (ketik dan lalala). Pada awalnya gw lebih suka ngerjain tugas dokumen karena bisa selese cepet dan cukup gampang. Tapi setelah 5 semester berlalu, gw sekarang lebih suka tugas yang bentuknya praktek (coding dan lalala), knapa? justru lebih seru dan alasan lain karena bikin tugas2 berbentuk dokumen malah lama, hehehe..

Nah, tugas yang berbentuk praktek pun ada yang gw suka dan ga suka. Setelah mengerjakan puluhan tugas, gw (dan sepertinya temen2 gw) lebih prefer ngerjain tugas2 yang bentuknya permainan, atau game. Luckily, 2 semester ini gw dapet tugas2 kuliah yang bentuknya bikin game.

Alasan gw suka bikin tugas yg hubungannya sama game?
First impressionnya beda, “Wah, bikin game, pasti seru nih…” Udah kebayang mau ngapa2innya setelah liat protokol (petunjuk) tugas. Daripada bikin tugas2 yang berasa berat kayak MyLitteSpreadsheet, tugas strukdat. Seru sih awal2nya, tapi dibanding tugas strategi algoritmik mah, lebih enakan bikin tugas stimik. hehe..

Kalo di-list, baru ada 5 tugas yang ada hubungannya sama game, 4 bikin game, yg satu ngoprek game.

1. Game Pemabuk
Tugas kuliah IF2182 – Pemrograman Berbasis Objek. Dibuat dalam dua tahap, versi jalan-di-prompt, pake C++, sama versi GUI, pake Java. Seru sih bikin game pemabuk ini, tapi karena emang penekanan tugasnya di programmingnya, jadilah agak susah dalam meng-codingnya. Bikin versi jalan-di-prompt agak ribet, tapi simpel, karena ga pake GUI2-an, tapi ribetnya adalah karena full coding dan masi awal2 ngerti OOP. Kalo yang tahap kedua pake Java, dan boleh pake NetBeans dalam proses pembangunan game ini, tapi pas dikumpulin, ga boleh pake API dari NetBeans. Cuman swing aja bolehnya.

2. Monopoli
Permainan papan (board game) ini sudah sangat dikenal orang2 dan udah ada dari jaman kapan tau. Tugas ini adalah tugas 1 IF2251 – Strategi Algoritmik. Bikinnya pake VC++ 6.0. Menyenangkan sekali ngerjain tugas ini, karena ini program dan game GUI pertama buatan gw. Tepatnya gw dan Andin, karena gw sekelompok sama dia. Nah, entah mengapa gw semangat ngerjain tugas ini Hehe.. Codingnya emang ga susah, paling yang agak ribet adalah mencari algoritma untuk bikin “AI” buat lawan main user, karena emang itu yang ditekankan dari tugas tersebut. Kenapa gw menulisnya “AI”? karena sebenernya bukan AI (Artificial Intelligence), tapi sekedar objek lawan buatan yang cuman ngikutin instruksi2 yang kita bikin. Misalnya lawannya itu bakal beli kota dengan cara greedy by value, ato greedy by apa gitu. Dia ga thinking rationally ato ada agent2 apapun.

3. Sudoku
Nah, kalo yang ini tugas 2 IF2251. Tugasnya adalah kami ditugaskan untuk buat permainan sudoku lengkap dengan solvernya. Metode penyelesaian otomatisnya adalah dengan menggunakan backtracking. Lumayan gampang ngerjainnya. Dan gw belajar hal baru di sini, selain pemrograman GUI dan event handler yang lebih mendalam, juga gw belajar menggunakan .NET dan C#. Karena gw ngebuat tugas ini pake C# di VS2005. Hehehe.. Kesan pertama bikin pake VS2005 adalah menyenangkan! Hehehe..

4. Music Maker (lupa gw nama officialnya)
Tugas ini adalah tugas kuliah IF2291 – Organisasi dan Arsitektur Komputer II. Sekuel dari IF2191. Hehehe… Nah, walaupun ini tugas bikin game, tapi agak ribet ngerjainnya. Bukan karena gamenya yang heboh ato gimana, tapi karena tugas ini harus dibuat dengan TASM, assembly. Wew.. JMP JMP -an dan kode2 instruksi lainnya. Tugasnya adalah ngebuat suatu program yang bisa menyimpan not2 musik yang dimasukkan user melalui keyboard lalu dimainkan dengan menggunakan speaker CPU. Ribet juga belajar beginian, tapi setelah belajar gini jadi kagum sama assembly, karena bs melakukan hal apapun dengan semua potensi2 komputer, hehehe… Tapi ya tetep aja ribet. Contohnya nge-split file, itu tugas pertama kuliah ini, file splitter, yang sukses membuat satu angkatan berguru pada Teguh, sang master TASM. Seangkatan ga ada ngerti cara bikin file splitter, hingga datanglah teguh dengan kerjaannya. Walhasil semua orang “berguru” sama kerjaannya teguh. Hehehe…

5. Robocode
Nah, yang ini tugas ngoprek game. Robocode adalah suatu game edukasi yang dibuat oleh tim dari IBM, dimana kita bisa membuat suatu soft robot dengan mengimplementasikan ilmu-ilmu dari kuliah intelejensia buatan, IF3131. Bisa searching, planning, hingga learning. Fokus dari game ini adalah bagaimana sang developer bisa membuat tank yang bisa punya movement bagus, dan mempunyai akurasi tembakan baik, agar lawan bisa mati. Simpel, tapi rumit. Simpel karena ide dari gamenya simpel dan API yang dipakai terlihat simpel untuk dipelajari, namun rumit, dalam mengimplementasi AI ke dalam softbot ini. Tank2 ini nanti akan diadu di sebuah battlefield. Ya terus lawan2an deh. Hehe..

Yah, baru segini hasil tugas2 gw yang berbentuk game, kalo yang lain palingan tugas SI, gw, Iqbal dan Andin bikin SI Ticketing CitiTrans, lalu tugas bikin perancangan basis data, gw, Iqbal, Andin dan Aryo bikin perancangan basis data di Travel, lalu ada tugas 1 IB, ngoprek2 applet tentang CSP dan path finding, gw, Mira, dan Gia bikin schedulling pabrik mobil. Tugas OS, mengedit dan mengcompile kernel linux. Dan tugas lainnya yang membuat hidup menjadi lebih hidup, hehehe…

Masih banyak kok tugas yg bakal menunggu gw di depan T_T

A New Member of Family: Altec Lansing FX 4021

Huahaha… senang sekali rasanya akhirnya krisis output suara dari laptop gw sudah dapat pulih lagi. Malah bertambah baik sekarang. Thanks to Mom and Dad that helping me w/ the financial stuff, hehehehe 😀

FX4021 ini memang bukan model baru, tapi kalo gw liat2 di beberapa review, nilainya bagus. Malah ada review yang memberi nilai FX4021 lebih besar daripada MX5021 yang THX certified itu. 8,9 untuk FX4021 dan 6,7 untuk MX5021. Entahlah gimana mereka nilainya, karena waktu gw bandingin dengar pas di pameran Indocomtech 2007 di JCC, output MX5021 terasa lebih nendang daripada FX4021. Tapi karena lebih mahal dan satellite-nya terlalu besar untuk ditaruh di meja belajar yang super imut, maka gw tetap menjatuhkan pilihan kepada FX4021. Despite of the subwoofer’s size. It’s huge.

Walhasil gw membelinya di pameran Indocomtech 2007. Cukup mahal untuk speaker 2.1, tapi lebih murah dikit daripada beli di luar pameran. Hehe.. Namun karena laptop gw tak ada sound card yang seheboh soundblaster atau teman2nya. Cukuplah 2.1 bisa menggemparkan kamar gw.

Waktu box ini nyampe ke rumah, gw langsung membukanya dan memasangnya agar bisa langsung dicoba kehandalannya. Tidak sulit bagi para pemakai komputer awam untuk memasangnya. Karena ada panduan pemasangan yang tertulis di kardus.

Lalu setelah membuka plastik demi plastik2, lalu strap kabelnya juga, voila.. Speaker baru siap dicoba.

Kesan pertama, subwoofernya gede juga yah? Yap, itu karena di dalamnya terkandung Isobaric-configured dual 5.25″ woofers yang dapat menghasilkan suara rendah yang lebih optimal. Ada 2 buahwoofer yang berhadapan, makanya jadi tinggi gitu subsnya.

Yah seperti gambar di atas lah kira2 bentuk subwoofernya.

Meet Mr. Subwoofer and Mr. Sattelite.

Selain 2 sattelite berkekuatan 11 Watts/channel, dan satu subwoofer berkekuatan 24 watts/channel dengan total 45 watts RMS, paket FX4021 dilengkapi juga oleh wired master control, dari sini, kita bisa ngidupin ato matiin, ngatur volume, bass level, treble level, loudness dan sfx.

Selain wired master control yang agak butuh belajar dulu makenya biar bener, kita juga dikasih sebuah remote control imut. Sebenarnya mau memperlihatkan kesan simpel tapi elegan, tapi kok terkesan murahan ya? Mungkin karena terlalu tipis dan bahan yang dipakai sepertinya kurang memperlihatkan kesan tadi.

Nah, lalu gw mencoba performa speaker dengan subwoofer segede gaban ini. Pertama lagu2 Goo Goo Dolls, dan lagu2 sejenisnya. Hmm.. Kesan pertama begitu menggoda, namun kalo kata bokap, suaranya mendem. Setelah dipikir2 emang mendem, lalu gw pindahin ke PC. Tadinya gw nyoba pake laptop. Powernya lebih kerasa pas dipasang di PC, gw menyimpulkan, sepertinya tanpa sound card yang baik, suaranya kurang optimal [ya iyalah, smua orang juga tau.. hehe..]

Lalu gw coba lagu2 akustik, hmm.. untuk frekuensi atas nampak baik, tapi di mid level sepertinya kurang dikit, just like in the review. Lalu gw coba lagu2 keras, MCR, Linkin Park, dkk., sounds great. Dan terakhir, gw coba lagu2 trance, Tiesto, lagu2 dugem, techno dll., wah, di sini bassnya sangat mendominasi permainan.

Untuk film, suaranya ciamik, begitu juga dengan gaming. Ya emang pasti terasa kurang kalo disambungin ke laptop, lebih nampol ke PC dengan sound card ciamik pula.

After all, kalo kata gw untuk harga yang cukup mahal, worth it kok!

 

 

Bonus Story:

Saat gw muter2 indocomtech, ada sesuatu yang nyasar masuk ke pameran ini.. Mau tau apa???

Jreng2.. gw nemu Ducati 1098 di tengah2 stand SanDisk. Pantesan ducati gw kok ngilang dari garasi, ternyata di sini toh.. Hahahaha… 😛

Pemikiran Bodoh di Saat Kuliah

Di saat kuliah IB tadi, gw ga mau nge-post hal2 yang berbau “kejadian ini” yang ditulis mas ini. Tapi karena pada dasarnya gw terlalu senang menganalisis sesuatu [cailah…], dan cenderung cepat bosan mendengarkan kuliah di depan kelas.

Kelas pada hari Rabu ini menampilkan dua orang mahasiswa, tepatnya satu mahasiswa dan yang satunya lagi baru diwisuda oktober lalu mempresentasikan apa yang menjadi topik TA mereka. Lalu topik pembahasan saat itu adalah tentang Multiple Agent System. Pada saat sesi bertanya dibuka, seseorang teman (baca: Dimas) menanyakan tentang tahap-tahap pencarian shoretest path pada labirin, yang merupakan topik salah satu dua orang presenter tersebut.

Setelah presenter tersebut (Doni namanya, CMIIW) memberikan jawaban yang dapat diterima satu kelas karena memang kami agak2 bingung dengan tahap pencarian shortest pathnya. Lalu, kami serempak berkata, “Ooooo…”

Gw pun langsung kepikiran, kenapa sih setiap manusia jika mendapatkan dirinya akhirnya memahami sesuatu, maka seyogyanya kita berkata, “Oooo…”.

Kenapa nggak “Aaaaa…” atau “Iiiii…” atau “Uuuuu…” atau “Eeeee…”??

Gw pun melontarkan pertanyaan di atas kepada teman-yang-duduk-di-sebelah-saya-yang-juga-nggak-terlalu-ngedengerin-materi-karena-kita-mengobrol-sepanjang-kuliah (baca: Fany). Kami pun langsung mengerenyitkan kening memikirkan alasan yang tepat mengapa bukan  “Aaaaa…” atau “Iiiii…” atau “Uuuuu…” atau “Eeeee…” jika seseorang baru memahami sesuatu, especially pada saat KBM (bukan Kantin Barat Maut, tapi Kegiatan Belajar Mengajar).

Dan akhirnya, berhubung kami anak yang pintar, baik hati, tidak sombong, dan selalu menabung demi masa depan yang cemerlang, mendapatkan jawaban dari salah satu pertanyaan dari salah banyak pertanyaan yang gw punya di kehidupan ini (contohnya, kenapa huruf ‘C’ dibacanya cé, dan kenapa bentuknya c. Kenapa ga dibacanya je, ato pe sekalian?)

Jawabannya adalah:

1. karena kalo “Aaaa…”  diucapkan seseorang jika dia dapat mengingat sesuatu yang dia coba ingat2, contoh:

A : Ingat si Cuplis g? sekarang dia jadi konglomerat perkebunan loh..
B : Cuplis? Aaaa… iya si cuplis juragan sayur deket rumah yang suka nongkrong di depan rumah ibu jupri kan?

2. karena kalo “Iiii…”  diucapkan seseorang jika dia merasakan takut atau ngeri, contoh:

A : (sendirian di rumah tua pada malam hari untuk mencari tusuk konde emaknya, lalu tiba2 dia mendengar suara halus)  Iiiii… serem banget sih ni rumah,, mana lagi tusuk konde emak gw? Duh…

3. karena kalo “Uuuu…” diucapkan seseorang jika dia melihat sesuatu yang buruk rupa, atau juga jika dia ingin menggantikan kata “Hmm..” pada saat merasakan suatu makanan enak citarasa chef Champignon [hehe,, ngasal nama chefnya] aseli dari perancis. contoh:

A : (berada di restoran mahal, dengan interior di sekitarnya berwarna merah dan dia duduk sendiri ingin mencicip makanan masterpiece citarasa Chef Champignon) Uuuu… [intonasi menaik di tengah-tengah lalu menurun di akhir] enak sekali makanan ini…

4. karena kalo “Eeee…” diucapkan seseorang jika kaget atau mendengar sesuatu kabar atau berita yang aneh. contoh :

A : Tau ga sih lo, tadi mobilnya si Fulan yang super duper modifikasi itu ditilang polisi??
B : Eeee?!?!?! [cara melafalkannya adalah dengan nada kaget dan intonasi menaik, kalo mau jelasnya, coba suruh Fany menggayakan kata “Eeee…” kalo dia kaget ato ngedenger garingan gw.. hehe] serius lo?!?!?!

Hmm… Ternyata masih banyak loh rahasia dari kehidupan kita.

Udah ah, lanjutin nge-robocode lagi.. hehe..

Eksperimen Mini Studio

Dengan ide gila dan tanpa mengeluarkan duit, gw mencoba menjadikan hp cdma gw sebagai objek foto gw. Asal muasalnya karena Nikon F301 menyisakan 2 frame lagi untuk dihabiskan dan gw ga tau lagi mau menghabiskannya untuk apa. Jadilah gw membuat “Mini Studio” bermodalkan 2 kertas A4, satu lampu belajar super terang [ga terang2 amat sih], sama lampu senter dan kemasan L’Oreal Studio Invisi Gel buat jadi ganjelan si kertas A4. Hehehe… Kebayang ga kayak gimana??

 

Yah, seperti ini lah.. Gw ga tau itung2an untuk buat foto yang bagus, karena gw juga masi belajar n coba2 mendalaminya. Hehehe…

Nah,, kira2 hasil dari jepretan gw di F301-nya kayak foto di bawah ini, foto2 di sini pake kamera SE W800i, jadi masalah focusing, shutter speed dll.-nya ngikutin semaunya si kamera hp.

 

Semoga hasil jepretan aslinya bagus!

Sungguh tak ada kerjaan diriku ini di malam minggu.. Hehehe…

Mobilnya sih bagus… Tapi…

Captured @ Parkiran PVJ atas (parkiran Blitz Megaplex), Sabtu, 10.11.07

Mobilnya sih bagus,, tapi kok parkirnya maruk tempat??? Males parkir ato ga bisa nyetir???

d’cinnamons @ Zoe

Hari Rabu lalu saya diajak Made untuk pergi ke Zoe, di jl. Pagergunung. Katanya, ada d’cinnamons mau manggung di sana. FYI, Zoe adalah sebuah sentra edutainment [halah, bahasanya], yang terbagi jadi 3 bagian besar: comics corner, yaitu “taman baca” buku komik, dan majalah. — tempat penyewaan VCD/DVD. — dan cafe, yg menawarkan masakan indonesia, asia sampai eropa.

OK, balik ke cerita d’cinnamons tadi. As we know d’cinnamons itu adalah trio bergitar, hehe… ada 1 orang cowo dan 2 orang cw. Menurut saya, lagu-lagunya sangat enak didengar. “Selamanya Cinta”, dan “Loving You” adalah hitsnya. Selama Cinta menjadi lagu tema dari film Cintapucino yang baru-baru saja ditayangkan di bioskop.

Saya setengah percaya d’cinnamons akan manggung di Zoe, karena Made yang ngajak. Hehe… Katanya mereka bakal manggung jam 7 malam. Saya pun mengiyakan ajakannya. Akhirnya pada jam 7 kurang 15 menit kami berangkat dari kosan ke Zoe. Berangkatlah saya, Made, Iqbal dan Jason dengan 2 motor.

Sesampainya di Zoe, saat itu sudah jam 7 lewat 10, bangku-bangku di depan Zoe sudah ramai terisi para anak muda yang sudah menunggu kedatangan sang trio tersebut. Untungnya ada satu meja yang kosong. Kami pun langsung duduk di bangku tersebut. Made lalu pergi ke bagian sewa VCD/DVD untuk mengembalikan DVD yang dia sewa. Kami yang tersisa memesan makan, karena kami sudah lapar dan memang berencana makan malam di sana.

Jam 7.15, d’cinnamons yang ditunggu-tunggu pun belum datang. Made pun memberi tahu bahwa dia diberi tahu oleh si-penjaga-sewa-dvd  bahwa d’cinnamons baru datang jam 8 malam.

Kami pun menunggu d’cinnamons datang sambil menunggu makanan datang. Lebih tepatnya sih kami menunggu makanan datang sambil mengunggu d’cinnamons datang, soalnya lama banget makanannya nyampe ke meja kami.

Dan akhirnya jam 8 malam sebuah mobil minibus parkir di pinggir jalan, lalu keluarlah 3 orang yang kami tunggu-tunggu. Praktis keadaan di sana tambah ramai dan beberapa pengunjung mengeluarkan kameranya. Ternyata pada malam itu juga terdapat kamerawan dari  MTV Indonesia [MTV atau global tv ya?]. Tiga orang itu disambut oleh Hans, manager Zoe. Setelah bercakap-cakap sebentar, mereka masuk ke comics corner.

Ternyata kami melihat ada seseorang yang dikenal di sebelah kanan jauh meja kami. Ternyata ada Nanda di meja yang lain. Waduh… Ga bilang2 tu anak mau dateng ke acara ini.

Dan akhirnya, tidak lama setelah mereka muter2 Zoe, mereka mulai perform.  Lagu pertama mereka adalah Loving You [kalo ga salah]. Spontan para pengunjung sorak sorai bergembira karena yang ditunggu-tunggu mulai perform. Mereka bermain accoustically, tanpa amplifier atau mikrofon. Dengan 2 gitar dan 1 bass akustik, mereka pun menyanyikan lagu tersebut. Suara vokalis trio itu pun terdengar dengan jelas dan baik. Dan ternyata memang suaranya bagus dan khas, sama seperti di mp3 yang ada di komputer! hehehe…

Nih, ada oleh-oleh dari perfomance mereka di Zoe

Lagu kedua mereka adalah apagitu judulnya, trus yang ketiga juga saya tidak tau judulnya. Yang pasti di lagu keempat, lagu terakhir mereka, mereka mainin lagu Selamanya Cinta. Wuih… Berkualitas banget deh d’cinnamons!

Berdiri Teman

Akhirnya gw punya mp3-nya lagu yang gw cari2 selama ini. Sering banget diputer di radio, sekarang sih dah ga terlalu sering. Bodohnya, gw ga tau nama band dan juga judul lagunya. Hahaha…

Now clearly I know this title song and the band: Closehead – Berdiri Teman. Gw suka musiknya, bersemangat, lalu juga liriknya ga soal cinta2an, tapi tentang men-“cheer up” teman. Bisa dicari di multiply atau bandar2 mp3 indonesia terdekat. Jangan beli yg bajakan! Just download it for sure. hehehe…

Ni ada oleh2 lirik lagunya

kering kerontang jalan yang terbentang
teka-teki hidup apalagi ini
hati pun melemah saat kan kembali pulang

**
tak usah berharap lebih tuk berlari
mungkin hari ini tak pernah kembali
berjalanlah perlahan menyelesaikan hari

***
jangan kau jadikan satu kenangan yg memilukan
berdiri teman
jalan begitu banyak terbentang
jangan kau lewatkan tanpa harapan
berdiri teman,,
dan harapan,, berdiri teman

back to **

jangan jadikan,,kenangan
teka teki hidup yang nyata
jangan jadikan kenangan
teruslah berjalan perlahan

back to ***

What Kind of Blogger Are You?

 

Hihi.. Gw iseng2 ngisi kuisioner di http://quiz.blogactionday.org
Lalu hasilnya seperti di atas. hehe.. rinciannya ada di bawah

 

 

Greed: -3

       

You’re not in this for the money, for you blogging is all about the passion! Sure you might make a little pocket change now and again, but you know that it’s the content, the audience and the people that are what makes blogging great!

Experience: 4

     

You’ve been blogging since Nick Denton was in diapers. When it comes to blogging experience, you are the authority on blogging. Heck you probably even have a blog where you give advice about blogging!

Sociability: 4

       

You love web 2.0 stuff like Digg and Delicious and you’re involved in more blogging groups, networks and activities than anyone else you know. With all your connections, you make Neil Patel look positively anti-social!

 

Hehehe…