Cloverfield

Di tengah-tengah kerjaan gw buat catur pake ajax, gw menyempatkan diri menonton Cloverfield. Satu lagi film yang tergolong baru dan masih ada di beberapa bioskop. Film ini gw bilang unik namun mencengangkan. Gw kasih overview ceritanya dulu deh, jadi film ini bercerita tentang dokumentasi kisah seorang Robert Hawkins yang ditemani teman-temannya, menyelamatkan pacarnya, Beth, yang terjebak di tengah-tengah porak poranda Manhattan, New York.

Read more of this post

Advertisements

The Tarix Jabrix: Geng Motor Teladan

Again. Film komedi ringan muncul di pasaran. Dibanding film horor padahal [denger2] isinya adegan panas, ato film komedi padahal [denger2 lagi] isinya macam komedi nakal, film ini boleh lah jadi segelintir film yang ga ikut trend [trend? bisa dibilang trend yah?].

Read more of this post

Berita: Yang Penting Cepat atau Benar?

Masih tentang hingar bingar Imagine Cup Indonesia 2008, dan ditengah-tengah kerjaan buat permainan catur pake AJAX. Walaupun acaranya sudah lewat, tepatnya hari Rabu kemarin, sekarang saatnya melihat hasil pemberitaannya di berbagai media. Nah, setelah melihat-lihat di Detikinet, MediaIndonesia.com, dan Kompas.com, selain itu gw juga melihat koran Kompas [versi cetak dari link kompas.com-nya]. Gw melihat sepertinya masih ada kekurangan pada pemberitaan oleh media kita.

Yaitu masalah kebenaran dan ketepatan informasi yg terkandung dalam pemberitaan. Detik, yang gw kenal, dan mungkin kita semua kenal, punya kelebihan yaitu kecepatan update berita yang sangat tinggi, bahkan setiap detik! [mungkin itu dia mengapa dinamakan detik.com], tapi kekurangan detik yang gw liat adalah ketepatan beritanya. Terkadang ada beberapa informasi yang kurang benar atau kurang tepat yang terkandung di beritanya. Contohnya pada pemberitaan final imagine cup ini, tim biota.net sempat ditulis berasal dari institut teknologi bandung, padahal seharusnya institut teknologi telkom. Namun akhirnya kesalahan itu dapat diperbaiki.

Read more of this post

Imagine Cup, Selamat!

Imagine Cup, Selamat!

Masih mode senang riang bergembira setelah pulang dari nonton Final Software Design Imagine Cup Indonesia di STC tadi siang.

Selamat buat arief, ella, dimas dan erga [AntarMuka] yang dengan sukses dapet tiket gratis jalan2 ke Paris! Selamat juga buat shieny, oon, tina, alsa [Screaming Tree] yang juga sukses meraih juara 3! Hoho..

Baru dapet boarding pass kawan,, masih ada final di Paris.. Nanti tunggu list oleh2 dan titipan gw yah! hehe..

Quotes of the day: Jangan gila dong!

*mungkin nanti gw update dengan foto2 hasil liputan final I-Cup 😀

Siapa Duluan

Saat ini gw lagi kangen-kangennya sama keadaan kota di Eropa. Kenapa? Karena gw suka aja sama ketertiban, kenyamanan, kebersihan, kedisiplinan dan keteraturan kota tersebut. Gw membayangkan kalo kota-kota di Indonesia bisa seperti kota-kota di Eropa.

Untuk mencapai impian gw [yang gw yakin juga menjadi impian sebagian besar orang Indonesia], maka kita harus mulai merubah diri agar dapat menciptakan lingkungan seperti yang gw jelaskan sebelumnya. Setiap individu hendaknya mulai tertib, disiplin, buang sampah pada tempatnya, menyeberang jalan pada tempatnya, dan lain-lain. Intinya, mulai merubah dari diri sendiri. Ya kan?

Read more of this post

Miniatur Wunderland

Udah lama juga gw ga nulis2 di sini. Hehe..
Kali ini gw akan bercerita tentang Miniatur Wunderland yang ada di Speicherstadt, Hamburg. Speicherstadt sendiri ada di pinggir sungai Elbe, dekat daerah HafenCity. Kalo kita liat bangunannya, bentuknya kayak barisan gedung, mirip row house. Dulunya gedung-gedung ini dipakai menjadi gudang komoditas karpet dan segala macem komoditas yang dikirim ke Hamburg via pelabuhannya. Waktu itu gw naik U3 turun di Baumwall, lalu jalan kaki dari stasiun ke arah Speicherstadt, sekitar 200 meter.

Di Miniatur Wunderland yang sehr wunderbar ini, kita bakal ngeliat berbagai macem miniatur kereta api dengan jenis kereta yang beragam dan dilengkapi oleh tema miniatur yang juga beragam. Dari miniatur Hamburg, Alpen (Swiss), America, Austria, Harz, Knuffingen, Skandinavia, Airport, Perancis, Italy, dan lainnya yang masih akan diperluas lagi.

Read more of this post

A Trip to BSD

Siang ini gw, shena dan iqbal berjalan jalan ke daerah nun jauh di barat jakarta: Bumi Serpong Damai (BSD). Perihal kepergian kami ke sana adalah bertandang ke desa sigma di german center untuk mengurus kerja praktek.

Ternyata BSD sudah semakin luas saja, terakhir gw ke BSD itu waktu gw masih tinggal di bintaro, berarti lebih dari 5 tahun lah. Waktu itu BSD masih kecil dan gersang, sekarang sudah luas, mudah diakses, namun masih cukup gersang juga. hehehe…

Read more of this post

13

Tiga belas bulan sudah gw posting di sini. Sebenernya rencana mau posting semacam ‘milestone’ gini pas 1 tahun, tapi gw lupa gw udah melewati 1 tahun. Biasalah, sibuk tugas kuliah. Hehe..

Di ulang bulan yang ke 13 ini, semoga tetap membawa keberuntungan, sesuai dengan angka 13 yang merupakan angka keberuntungan buat gw. 😀

*sekarang gw juga ngetik2 di sini [jangan harap gw ngetik panjang2 kayak di sini]
dan di sini [jangan dulu berharap gw ngetik resep2 hasil eksplorasi sendiri, ga jago masak sih]

Bunuh Nyamuk Dengan Bom Atom

Itulah yang terjadi di bidang keinternetan Indonesia akhir-akhir ini. Gara-gara ada semacam video yang tersimpan di sebuah situs, dimana para user dapat melihat dan mengunduhnya, yang memang semacam video itu harus dihindari agar tidak dapat dilihat lebih luas lagi, akhirnya sang penguasa mengebom atom daerah yang ada nyamuknya.

Gw sangat setuju untuk menolak dan mencegah penyebarluasan semacam video itu lebih lanjut. Namun gw tidak setuju dengan cara pencegahan [bisa dibilang tindak lanjut juga] dari tersimpannya semacam video di beberapa situs. Memang sih, katanya setelah sang penguasa mengirimkan semacam ‘pemberitahuan’ kepada empunya situs yang tersimpan semacam video itu untuk segera menghapus file itu dari server mereka. Dan sepertinya tidak ditanggapi [CMIIW] oleh empunya situs. Walhasil bom atom pun diledakkan.

Read more of this post

HTML to PDF Converter – Hasil Pemerkosaan PPL

Hwe.. emangnya iqbal doang yang bisa ngepost serial hasil pemekorsaan PPL. Gw juga aah..

Kali ini gw mengeksplor bagian converter HTML to PDF. Jadi aplikasi OSAMA yang kami buat, ada semacam fitur yang memperbolehkan sang user menyimpan halaman web ke dalam bentuk pdf. Gw coba googling untuk mencari library atau semacamnya yang berguna. Lalu jawaban yang terbaik dari mbah google adalah menggunakan PD4ML, sebuah library yang salah satu fungsi utamanya adalah dapat me-render halaman web ke dalam PDF dalam bahasa java. Selain itu gw juga menemukan iText yang merupakan sebuah library untuk men-generate PDF dengan bahasa java.

Gw coba eksplor keduanya, tapi awalnya gw coba utak atik iText karena open source, lain dengan PD4ML yang bayar, namun ada juga versi gratisannya. Ternyata iText gw rasa terlalu “dasar” jika dibandingkan dengan kebutuhan gw, yaitu halaman web to PDF converter. Walhasil gw “menyerah” dan mencoba PD4ML yang “siap saji”, dengan menggunakan versi gratisannya [FYI, kalo dari FAQs-nya, PD4ML gratis cuman beda dikit sama yang bayar. Pada PD4ML yang gratis, bakal ada semacam watermark bahwa PDF itu generated pake PD4ML. Kalo ga salah itu aja perbedaannya]

Read more of this post