Location-Based Social Networking is Promising

Judul di atas terinspirasi dari beberapa artikel dan fakta yg ada dari teknologi location-based social networking yang ada pada saat ini. Setelah melakukan sedikit observasi tentang foursquare, saya melihat bahwa foursquare mempunyai prospek yang cemerlang, baik di bidang social networking, dan marketing. Mengapa? Karena dengan fenomena booming social networking di dunia (dan juga Indonesia), makin banyak orang yang ingin berbagi apa yang mereka dapatkan di kehidupan sehari-hari. Sebut saja facebook dan twitter. Facebook, selain berbagi tag2 foto dan bermain game, status updates sering kali dipakai usernya untuk berbagi apa yg ada di pikiran dan apa yg mereka rasakan. Sedangkan twitter sendiri fokus pada status updates saja. Awalnya saya melihat twitter hanya sebatas microblogging dan status updates, tapi ternyata lebih dari itu. Seiring berjalannya waktu, twitter berkembang menjadi portal informasi. Dibantu oleh perkembangan smartphone, mobile apps dan mobile internet — dimana internet yang begitu luas dapat diakses dengan device sebesar genggaman tangan — twitter menjadi portal informasi yg dapat langsung diakses dari ponsel.

Portal berita seperti kompas, blog seperti gizmodo atau mashable, sampai TMC Polda Metro menggunakan twitter sebagai sarana berbagi berbagai informasi. Twitter juga digunakan para selebritis untuk dapat mendekatkan diri dengan fans-nya (yang menurut saya mengalahkan layanan sms “REG<spasi>NAMA SELEBRITI” dengan embel2 “sms yg kamu terima, langsung dari handphone saya”). Selain itu twitter juga bisa menjadi tempat menyuarakan pendapatnya masing-masing, dan juga bisa menjadi sumber perdebatan dan kontroversi.

Namun ada beberapa yang kurang pada twitter. Twitter tidak berbasis lokasi (walaupun sebenarnya user bisa menambahkan lokasi berdasarkan gps dari gadgetnya). Makin ke sini orang ingin berbagi pula tips, rekomendasi, ataupun sekedar pamer, sesuai dengan salah satu prinsip “been there done that”😛
Prinsip “been there done that” ini yang menjanjikan sebuah location-based social networking untuk juara. Ada banyak location-based (atau disebut juga geolocation) yang ada sekarang, salah satunya adalah foursquare.

Foursquare diluncurkan Maret 2009 oleh Dennis Crowley dan Naveen Selvadurai. Crowley awalnya mengembangkan dodgeball, aplikasi yg mirip dengan foursquare yang pada tahun 2005 dibeli oleh Google, dan 4 tahun kemudian layanan tersebut ditutup. Foursquare menjawab tantangan dan prospek yang ada saat ini. Semua beralih ke mobile apps (yg berjalan di iPhone, BlackBerry, Android, dan palm, serta bisa diakses di mobile web), dan menggunakan gps. Sehingga selain bisa share informasi, kita bisa share lokasi dimana kita berada. Tinggal “check-in” di suatu “venue”, kita bisa “melaporkan” kita sedang dimana, hoho..

Efeknya? Banyak.

  • Socializing stars from mobile phone
    Misalkan begini, di sebuah cafe X, ada seorang teman yang check-in. Lalu dia share ke twitternya “I’m at cafe X”. Saya yang sedang tidak tahu mau kemana dan ngapain tertarik jg untuk join, dan voila, saya hubungi teman saya itu, dan kita bisa hangout bersama.
  • Territory Claim
    Foursquare memberikan imbalan berupa poin, badges, dan mayor kepada user yg check-in di suatu venue. Mayor adalah penghargaan kepada user yang paling sering check-in di venue tersebut. Di beberapa tempat di Amerika Serikat, mayor suatu venue bisa mendapatkan privilege, seperti diskon atau hadiah. Dan mengejar titel mayor di suatu venue bisa menjadi ajang pembuktian diri, siapa yang paling eksis di venue itu😛
  • Marketing
    User foursquare tidak hanya konsumen dari venue, tapi bisa juga merupakan owner dari suatu venue. Dan foursquare memberikan sebuah bentuk kerjasama dengan para business owner (atau venue owner) untuk bisa mendaftarkan bisnisnya ke foursquare. Setelah terverifikasi, business owner mendapatkan sebuah dashboard yang dapat memonitor jumlah pengunjung yang check-in pada hari itu, siapa yang check-in terakhir, siapa mayor di tempat itu, dan statistik lainnya. Selain itu business owner dapat mendaftarkan penawaran2 spesial (diskon atau hadiah) kepada user yang memenuhi beberapa kategori (misalnya bonus kepada user yang check-in, atau kepada mayor, dll). Dan terakhir, business owner dapat memesan atribut ofisial dari foursquare, berbentuk sign yang dapat digantung di dinding atau etalase, ataupun stiker.
  • Make Relationship between Celebrity and the Fans Closer
    Dari artis sampai anggota pemerintahan bisa memberikan informasi-informasi yang transparan. Contohnya?
  • Tips Sharing
    Di Foursquare, mereka yang sudah pernah check-in bisa memberikan tips n trick kepada user lain tentang venue tersebut. Contohnya? Saya bisa memberikan tips mengenai lokasi “Restoran Z”, “Try pan fried salmon here, best in town”. Dan tips ini akan muncul di halaman tips pengguna lain, jika mereka sedang berada di dekat Restoran Z.😀

Teknologi ini benar-benar membuat hangout atau aktivitas kita menjadi menyenangkan. Kita bisa berbagi informasi ini itu, lengkap dengan “pamer” kita sedang berada dimana. Tapi harus diperhatikan resiko dari ajang “pamer” been there done that. Privasi kita mgkn terkoyak karena aplikasi ini, jadi.. Use it wisely.. Tren orang indonesia yang suka pamer ini pamer itu, sampai saya lihat ada yang memasukkan alamat rumahnya.. Haduh, takutnya nanti penggunaan aplikasi ini menjadi benar-benar tidak terkontrol. Hati-hati terhadap stalker, dan bermain lah secara fair.😀

(picture taken from mashable.com)

About Prasetyo Andy W.
Mobile technology, social media, and other awesomeness enthusiast. Tech savvy. Software engineer. In love with photography and travelling.

4 Responses to Location-Based Social Networking is Promising

  1. petra says:

    bikin, paw, bikin

  2. ricong says:

    assa.
    buat paw, buat
    wass.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: