Pindah Pindah..

Setelah 302 entri blog, 1.047 komentar, 38 kategori, 44 tag, 102.633 page view, 60 view hari ini, dan mendapatkan hari tersibuknya tanggal 26 september 2008,

hari ini saya pindah, pindah menulis ke http://prasetyoandyw.net.

Terima kasih untuk yang sudah mampir kemari, jangan lupa mulai sekarang mampirnya ke http://prasetyoandyw.net ๐Ÿ˜€

Do You Think People Hear Your Tweets?

If you answer โ€œYESโ€, then youโ€™re wrong.

Nobody cares about your tweets, even if they follow your timeline. Moreover, if youโ€™re usually yelling or other crappy things on your tweets, others will unfollow you instead.

500x_retweets-replies-v2

From the chart above we can see that 71% of your tweets get no replies whatsoever, luckily 23% of all tweets get a reply and only 6% gets a retweet (maybe sometimes people think your tweets are useful, funny, inspiring, or cool, or something like that).

When your tweets get reply, almost all replies come from one account and just slightly 10% gets two @replies. But there is a trick to get more than one reply: รœberMention people, mention all of your friends on your tweets, after that you can just hope that your mentioned friends will reply yours.

Warna Apa yang Paling Powerful di World Wide Web?

Inilah 100 web brand teratas di jagat dunia maya kita. Mulai dari search engine sampai situs blogging. Merk disortir berdasarkan jenis warnanya, dan setelah dilihat, merk dengan kategori layanan serupa, mempunyai warna logo yang mirip.

taken from Gizmodo.com.

Docs.com, cara share dokumen a la Microsoft

Siapa yang tak kenal GoogleDocs? GoogleDocs adalah sebuah portal pembuatan dan share dokumen online. Jadi misalkan begini, kita dapat menggunakan word processor, spreadsheet, presentation, forms dan drawings yang didevelop oleh Google. Selain itu kita dapat share dokumen yang telah kita buat kepada pengguna lain, lewat share links. Kita dapat “mengundang” user lain untuk melihat dokumen yang kita buat dan lalu kita berikan privilege misalkan mengedit dokumen tersebut.

Microsoft pun ikut terjun ke lahan online document editor ini.ย Docs.com adalah alamat online document editornya. Di satu sisi docs bisa menang dari betapa familiarnya kita dengan aplikasi microsoft office. Terlebih, docs.com mengasosiasikan dirinya dengan facebook, sehingga kita dapat share dokumen yang kita buat via facebook. Dibangun dengan engine microsoft office 2010 membuat layanan yang ditawarkan menjadi lebih komprehensif dan terkini. Selain itu kita dapat mengunggah berkas dokumen yang kita buat menggunakan microsoft office konvensional, dan share kepada teman-teman kita.

Tentunya layanan ini gratis, berbeda dengan microsoft office konvensional yang berbayar ๐Ÿ˜›

Vuvuzela Button di Youtube?

Coba browsing ke youtube, dan pilihlah salah satu video youtube yang ada. Sepintas akan tampil youtube player yang biasa saja? Tidak, jika kita lihat dengan seksama, ada sebuah button baru di sebelah kanan button pilihan resolusi video, berbentuk bola, dan kalau diklik… BZZZZZZZZZZZZZZZZZ.. suara vuvuzela pun akan keluar.

Ingat, jika ingin mencoba tombol vuvuzelanya, pastikan tidak akan menganggu lingkungan sekitar ๐Ÿ˜›


Toshiba Libretto W100 Dual Touch Screen, Japanese Answer to iPad

Ya, ini dia prototype terbaru dari Toshiba. Netbook dengan dual 7-inch multitouch screen dengan sistem operasi Windows 7 bernama Libretto W100. Ini bukan foto animasi, namun sudah ada hands-on previewnya di beberapa situs, dan salah satunya ada di bagian bawah post ini.

Prototype ini merupakan bagian dari peringatan 25 tahun inovasi laptop Toshiba. Walaupun masih merupakan konsep, tapi produk ini sudah siap dipakai (buktinya sudah bisa menjalankan windows 7 dan siap untuk dipasarkan). Menurut salah satu video wawancara scobleizer.com dengan pihak Toshiba, netbook futuristis ini akan dilansir tahun ini dalam jumlah terbatas, namun Toshiba belum menentukan harga jual dari gadget terbaru ini.

Read more of this post

Location-Based Social Networking is Promising

Judul di atas terinspirasi dari beberapa artikel dan fakta yg ada dari teknologi location-based social networking yang ada pada saat ini. Setelah melakukan sedikit observasi tentang foursquare, saya melihat bahwa foursquare mempunyai prospek yang cemerlang, baik di bidang social networking, dan marketing. Mengapa? Karena dengan fenomena booming social networking di dunia (dan juga Indonesia), makin banyak orang yang ingin berbagi apa yang mereka dapatkan di kehidupan sehari-hari. Sebut saja facebook dan twitter. Facebook, selain berbagi tag2 foto dan bermain game, status updates sering kali dipakai usernya untuk berbagi apa yg ada di pikiran dan apa yg mereka rasakan. Sedangkan twitter sendiri fokus pada status updates saja. Awalnya saya melihat twitter hanya sebatas microblogging dan status updates, tapi ternyata lebih dari itu. Seiring berjalannya waktu, twitter berkembang menjadi portal informasi. Dibantu oleh perkembangan smartphone, mobile apps dan mobile internet — dimana internet yang begitu luas dapat diakses dengan device sebesar genggaman tangan — twitter menjadi portal informasi yg dapat langsung diakses dari ponsel.

Portal berita seperti kompas, blog seperti gizmodo atau mashable, sampai TMC Polda Metro menggunakan twitter sebagai sarana berbagi berbagai informasi. Twitter juga digunakan para selebritis untuk dapat mendekatkan diri dengan fans-nya (yang menurut saya mengalahkan layanan sms “REG<spasi>NAMA SELEBRITI” dengan embel2 “sms yg kamu terima, langsung dari handphone saya”). Selain itu twitter juga bisa menjadi tempat menyuarakan pendapatnya masing-masing, dan juga bisa menjadi sumber perdebatan dan kontroversi.

Namun ada beberapa yang kurang pada twitter. Twitter tidak berbasis lokasi (walaupun sebenarnya user bisa menambahkan lokasi berdasarkan gps dari gadgetnya). Makin ke sini orang ingin berbagi pula tips, rekomendasi, ataupun sekedar pamer, sesuai dengan salah satu prinsip “been there done that” ๐Ÿ˜›
Prinsip “been there done that” ini yang menjanjikan sebuah location-based social networking untuk juara. Ada banyak location-based (atau disebut juga geolocation) yang ada sekarang, salah satunya adalah foursquare.

Read more of this post

Ganti Theme

Halli Hallo..

Setelah sekian lama menggunakan theme yg lama, sekarang saya mencoba berpaling menggunakan theme yang lain, hehehe… Semoga tampilannya semakin fresh dan menambah semangat kalian untuk membaca blog ini ๐Ÿ˜‰

Belajar Membuat Screen Cast

Aloha,

seperti diketahui di jaman serba online ini, ilmu bisa didapat dari sudut manapun di dunia ini (atau bisa dibilang sudut mana pun dari setiap server di dunia :P). Mempelajari sesuatu hal yang baru bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari otodidak, sampai mengikuti kursus. Keadaan sekarang, menurut saya, menuntut kita untuk bisa belajar secara otodidak. Mulai dari mencari ebook sampai mencari tutorial dan how-to di internet. Dan sampailah kita di era dimana kita belajar dari video. Video yang berisi screen capture dari layar monitor sang tutor, dan dengan tambahan suara dari sang tutor, sehingga orang yang mempelajari via video, yang disebut screen cast, mengerti.

Ceritanya begini, ada seorang teman yang menanyakan saya bagaimana cara meng-export dan import file mp3 pada aplikasi audacity, aplikasi sound editor yg gratis, namun cukup powerful. Ada beberapa cara untuk membuat teman kita itu mengerti step by step:

1. Mengobrol, tanpa komputer.

+ simpel, tanpa membutuhkan alat-alat apapun
+ dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja
– sulit untuk dibayangkan, biasanya untuk step-step yg rumit dan tidak common
– hanya mudah di kalangan user yang sudah ‘gape’ dengan aplikasi tersebut
– bisa lupa, dan lalu saat prakteknya, pasti harus bertanya lagi untuk pencerahan lebih lanjut

2. Via messaging/email.

+ sekuensial dan saklek
+ tidak akan lupa step by step, wong jelas ada tulisannya
– sulit untuk dibayangkan bagi beberapa orang
– orang-orang dengan prinsip seeing is believing akan kesulitan

3. Mengobrol langsung, dengan komputer.

+ langsung bisa praktek
+ kalau stuck, bisa langsung dicari solusinya
+ mudah untuk problem solving bagi orang2 yang harus menerangkan dan diterangkan dengan media
– harus di-spend waktu khusus, dan tempat khusus (ga mungkin kan di terminal buka laptop? :P)
– untuk orang yang menerangkan dan tidak sabaran, ujung2nya yang mraktekin si orang yg menerangkan, karena yg diterangkan ga ngerti2 ๐Ÿ˜›

4. Screen cast

+ Seeing is believing, step by step jelas
+ Seperti mengobrol langsung, dengan komputer
+ Tidak harus repot2 janjian ketemuan, dan nunggu waktu janjian untuk diterangkan sesuatu, pas untuk problem2 yang mendesak
– Butuh koneksi internet (yg ga lemot sehingga buffering time bisa diminimalisir, bahkan dihilangkan)

Nah, dari keempat dari banyak cara, saya memilih membuat screen cast, hitung-hitung iseng membuat rekaman sehingga kalau ada yang menanyakan hal yang sama, teman tersebut tinggal lihat screen cast video di internet. Hehe..

Karena belum pernah membuat screen cast, saya tidak tahu aplikasi yang pas untuk membuat screen cast dengan kualitas yang bagus. Saya gugling, dan mendapatkan beberapa aplikasi:

  • CamStudio
    CamStudio gratis alias freeware. Bisa merekam suara juga, kualitas video dan audio bisa diatur. Hasil video disimpan dalam format avi (.avi) dan mempunyai built-in swf creator. Bisa membuat annotation dalam bentuk gambar atau video. Windows only.
  • AviScreen
    AviScreen merekam dalam bentuk avi, tapi tidak bisa merekam audio. Windows only. Tapi gratis ๐Ÿ˜›
  • Copernicus

Copernicus adalah aplikasi untuk Mac yang dibuat untuk membuat user bisa membuat video dengan cepat dan mudah dengan cara menyimpan rekaman video ke dalam RAM untuk akses yang lebih cepat. Namun tidak bisa merekam audio.

Masih ada lagi sebenarnya aplikasi yang lain, seperti Adobe Captivate, Jing, Wink, SnagIt, dan lain-lain. Namun Captivate dan SnagIt setahu saya berbayar, dan saya terlanjur jatuh hati menggunakan CamStudio, yang gratis dan cukup powerful.

Walhasil kemarin malam saya merekam screen cast menggunakan CamStudio. Hasilnya bagus, saya bisa langsung merekam step by step jawaban dari pertanyaan teman saya itu, dan lalu rekaman tersebut saya upload, sehingga kalau kalau nanti ada yang perlu, bisa dicari dan dimainkan. Hehe..

OK, segitu aja dulu, saatnya kembali bekerja.. ๐Ÿ™‚

Puma Phone

Mungkin sekarang sudah jamannya setiap merk fashion mengeluarkan produk telepon selulernya masing-masing. Yang dulu awalnya hanya menjadi partner saja, contohnya razr versi D&G, atau yg lainnya, sekarang tidak lagi. Merk fashion bisa mengeluarkan produk telepon seluler juga! Contohnya Puma yang baru saja mengeluarkan Puma Phone.

Handphone ini sebenarnya dibuat oleh SAGEM (ini baru nama perusahaan produsen hape), yang dibuat atas kerjasama Puma dan Sagem. Puma Phone menggunakan OS sendiri, jadi tidak menggunakan OS yg sudah ada seperti windows mobile, palm OS, iPhone OS, blackberry OS, symbian, atau yg lainnya. Satu hal yang paling menarik dari adalah, Puma Phone menggunakan solar panel charger di sisi belakang handphone yg berguna untuk me-recharge baterai handphone. Sounds so eco-friendly ๐Ÿ˜›

Navigasi layar sentuh yang tidak sehebat iPhone tidak mengurangi citarasa sporty dan lifestyle yg menjadi brand image Puma. Banyak fitur-fitur menarik yang terdapat pada Puma Phone. Fitur-fitur ini dibagi menjadi 2 kategori, yaitu Sport, dan lifestyle. Pada kategori sport, terdapat fitur speedometer yg berguna saat bersepeda. Lalu ada juga animated compass yang berguna, tentu untuk mencari posisi utara bumi, hal ini berguna saat sailing. Selain itu ada juga fitur GPS, untuk mengetahui koordinat kita di bumi. Ada juga fitur stopwatch dan timer, dan hal unik dari timernya adalah, timernya berbentuk jam pasir, dan bercitarasa vintage.

Di kategori lifestyle, selain fitur-fitur standar seperti messaging, video phone, dan web browser, ada juga fitur DJ! Fitur Disc Jokey ini memperbolehkan pengguna puma phone untuk bergaya bak DJ, scratching bukanlah hal yg sulit dilakukan di fitur ini. Selain itu terdapat sebuah portal puma, yang berisikan segala informasi tentang lifestyle, social networking, dan lain-lain. Informasi-informasi ini dihimpun dalam sebuah dynamic rich media feed, yang berisikan gambar dan video serta artikel-artikel yang diberikan. Juga bisa dilihat berita-berita olahraga, serta tweeting dari portal ini.

Rencananya puma phone akan dirilis April 2010 dan dijual dalam kontrak provider telepon seluler. Tapi dapat juga dibeli tanpa kontrak, dan diperkirakan berharga di bawah 400 EU. Berminat?